(Taiwan, ROC) -- Pusat Komando Epidemi (CECC) hari Jumat (10/4) mengumumkan penambahan baru 2 kasus COVID-19 di Taiwan yang semua adalah terinfeksi dari luar negeri, dengan penambahan hari ini berarti jumlah kasus terdiagonis di Taiwan berjumlah 382 kasus.
Ketua CECC sekaligus Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW), Chen Shih-chung menyampaikan, penambahan kasus hari ini adalah kasus ke-381 adalah seorang perempuan berusia 20 tahunan dan kasus ke 382 seorang pria berusia 60 tahunan. Untuk kasus ke-381 pelajar yang melanjutkan pendidikannya di Amerika dan pulang ke Taiwan pada tanggal 30 Maret dengan pesawat CI011, sehubungan dengan penumpang dari pesawat ini sudah ada 10 orang yang terdiagnosis untuk itu penumpang lainnya juga menjalani isolasi rumah termasuk pasien kasus ke-381 ini yang menunjukkan gejala flu dan sakit tenggorokan pada tanggal 5 April untuk itu dilakukan pemeriksaan laboratorium dan hari ini dikonfirmasi terdiagnosis, dengan demikian dari pesawat CI011 ini sudah ada 11 orang yang terinfeksi.
Mengenai kasus ke-382, Chen Shih-chung membeberkan adalah orang yang pada tanggal 16 Februari – 29 Maret bersama dengan istrinya (kasus ke-378) berkunjung ke Indonesia, pada saat kembali ke Taiwan menjalankan karantina rumah, berhubung istrinya dikonfirmasi positif terinfeksi maka sang suami juga menjalankan isolasi meskipun sejak kembali ke Taiwan hingga sekarang ini kasus ke-382 tidak menunjukkan gejala, pada tanggal 7 April pihak instansi kesehatan melakukan tes laboratorium dan hari ini hasilnya memperlihatkan positif.
Chen Shih-chung juga mengemukakan, dari kasus yang ada di Taiwan ada penambahan 1 kasus meninggal yaitu kasus ke-101 pria berusia 70 tahuanan yang turut dalam rombongan tur ke Mesir, sang pasien tidak menunjukkan gejala pneumonia saat masuk ke rumah sakit, tetapi dalam pemeriksaan pada tanggal 20 Maret memperlihatkan peningkatan infiltrasi yang cukup besar dan mulai timbul gejala sesak napas sehingga dialihkan ke ruang tekanan rendah, tetapi sayangnya situasi penyakitnya tidak membaik dan pada tanggal 9 April meninggal.
CECC menyampaikan, jumlah kasus di Taiwan ada 382 kasus yang terdiri dari 328 kasus terinfeksi dari luar negeri dan 54 kasus terinfeksi dari dalam negeri, jumlah kasus meninggal ada 6 sementara 91 orang sudah terbebas dari isolasi sedangkan yang lainnya dalam masih terus menjalani isolasi di rumah sakit.