(Taiwan, ROC) Pusat Komando Pencegahan Epidemi (CECC) pada hari Senin ini (6/4) mengumumkan penambahan sebanyak 10 kasus terinfeksi COVID-19, diantaranya ada 9 orang yang berasal dari luar negeri kembali ke Taiwan dan 1 kasus lokal, dari penambahan kasus pada hari ini maka total jumlah dikonfirmasi terinfeksi COVID-19 di Taiwan telah mencapai 373 kasus.
CECC pada pagi hari ini mengumumkan ada penambahan sebanyak 10 kasus, akan tetapi rincian kondisi akan dijelaskan pada konferensi pers sore hari ini.
CECC mengatakan, tanggal 2-5 April bertepatan dengan liburan Cengbeng ada arus pergerakan warga dari Utara ke Selatan atau sebaliknya beberapa obyek wisata terdapat kerumunan manusia, guna menghindari risiko ini maka meminta kepada mereka yang mengunjungi ke lokasi ramai maka wajib swakontrol kesehatan selama 14 hari, agar tidak keluar rumah dan bekerja dari rumah. Chen Shih-chung mengatakan, “Saat bekerja, wajib melapor kepada atasannya, berharap agar dapat diupayakan bekerja dari rumah menjadi pilihan yang tepat, menghindari ke tempat kerja. Juga kepada pelajar, wajib melapor kepada guru histori perjalanan”.
Bagaimana menetapkan lokasi tersebut sebagai keramaian? Chen Shih-chung berterus terang, selain dari beberapa obyek wisata, kondisi lainnya sulit untuk ditetapkan apakah termasuk keramaian atau tidak, hanya mengadopsi “jumlah massif” untuk memberi peringatan kepada masyarakat.
Kepala divisi CDC Yang Chin-hui(楊靖慧) mengatakan, dunia kedokteran merasa kuatir atas kondisi liburan panjang ini, karena masyarakat tetap berlibur dan berwisata ke tempat ramai, walaupun kemampuan dasar pencegahan mampu mengatasi epidemi ini, dan masih mengharapkan agar masyarakat tetap swakontrol kesehatan untuk menjaga kesehatan bersama.