(Taiwan, ROC) - Taiwan akan menyumbangkan 10 juta masker mulut ke negara-negara yang sedang terkena dampak serius dari virus corona atau COVID-19, demikian ditegaskan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) pada hari Rabu, 1 April.
Presiden Tsai mengatakan, “Pandemi ini bersifat global dan kondisi di setiap negara saling memengaruhi. Hanya dengan menyempurnakan pencegahan di dalam negeri tidak akan mampu mencegah penyebarannya, maka setiap anggota masyarakat internasional harus bekerja sama untuk mengatasi tantangan. Beberapa saat lalu kita telah mendirikan tim negara, pada tahap sekarang kita akan mengikuti pertandingan internasional, menjalin aliansi pencegahan epidemi regional bersama negara lain.”
Dalam pidato yang disampaikan di Kantor Kepresidenan, Tsai mengatakan bahwa Taiwan telah meningkatkan produksi masker mulut sehingga berkemampuan untuk memberikan masker ke negara-negara yang mengalami peningkatan besar dalam penularan COVID-19.
Pada hari Selasa, Kementerian Ekonomi telah mengumumkan bahwa produksi masker bedah harian Taiwan telah mencapai 13 juta.
Output harian saat ini adalah lebih dari empat kali jumlah yang mampu diproduksi Taiwan pada awal Februari, ketika Taiwan menghasilkan rata-rata 3,2 juta masker per hari.
Menteri Luar Negeri Joseph Wu (吳釗燮) mengindikasikan bahwa sekutu diplomatik seperti Amerika Serikat dan negara-negara Eropa akan termasuk di antara mereka yang akan mendapatkan sumbangan masker, tetapi dia tidak mengatakan kapan masker itu akan disumbangkan.