History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pemulangan 214 Warga Taiwan dari Hubei Berlangsung Lancar

  • 31 March, 2020
  • 尤繼富
Pemulangan 214 Warga Taiwan dari Hubei Berlangsung Lancar
Pemulangan 214 Warga Taiwan dari Hubei Berlangsung Lancar

(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 30 Maret 2020 malam, pesawat khusus kedua yang membawa warga Taiwan dari kawasan Hubei Republik Rakyat Tiongkok tiba di tanah air. Setelah melewati prosedur pemeriksaan isolasi di Bandara Internasional Taoyuan, 214 penumpang tersebut langsung dikirim ke pusat karantina dengan menumpangi bus-bus pariwisata. Pada tanggal 31 Maret 2020, pukul 01:00 dini hari, mereka tiba di pusat karantina yang terletak di kawasan utara Taiwan.

Di tengah memanasnya epidemi virus korona saat ini, pemerintah Taiwan telah mengirimkan pesawat khusus untuk menjemput pulang warga Taiwan dari kawasan Hubei, RRT. Otoritas Taipei mengatur dua jadwal penerbangan, yang masing-masing diwakili oleh maskapai penerbangan China Airlines. Jadwal penerbangan pertama tiba di Taiwan pada tanggal 29 Maret 2020, dengan mengangkut 153 penumpang. Setelah melewati prosedur pemeriksaan di Bandara Taoyuan, 153 penumpang tersebut pun dikirim ke pusat karantina untuk diisolasi selama 14 hari.

Pesawat yang mengangkut  penumpang gelombang kedua diketahui lepas landas dari Bandara Taoyuan pada Senin sore, pukul 16:00. Pada jam 21:38, 214 warga Taiwan yang telah berada di Hubei selama 2 bulan lebih tersebut, akhirnya tiba di tanah air. Setelah melewati prosedur pemeriksaan epidemi di bandara, mereka pun dibawa menuju pusat karantina dengan menumpangi bus-bus pariwisata. Pada tanggal 31 Maret 2020 dini hari, mereka pun tiba di pusat karantina yang terletak di utara Taiwan.

Otoritas Taiwan mengirimkan 10 bus pariwisata untuk mengantarkan 214 penumpang dari bandara menuju pusat karantina. Mobil polisi pun dikerahkan untuk mengawali proses pengantaran tersebut. Selama berada dalam proses pengantaran, seluruh penumpang berserta sopir bus juga dilengkapi dengan Alat Perlindungan Diri (APD), seperti masker mulut dan penutup kepala.

Bus-bus pariwisata tersebut perlahan-lahan diketahui meninggalkan pusat karantina pada Selasa dini hari (31/3). Setelah itu, proses pensterilan pun diterapkan dengan menyemprotkan cairan desinfektan ke seluruh badan bus.

Setelah wabah epidemi virus korona merebak di Wuhan, otoritas Beijing pun memberlakukan prosedur "lockdown", yang kemudian berujung pada terjebaknya warga Taiwan di RRT. Sebelumnya, otoritas Taipei pun telah mengirim pesawat khusus untuk menjemput pulang warga Taiwan. Pada tanggal 3 Februari 2020, 247 warga Taiwan dipulangkan ke Taiwan dengan menumpangi maskapai penerbangan China Eastern. Pada tanggal 10 Maret 2020, penjemputan kedua kembali dikerahkan dengan mengutus China Airlines dan dibantu China Eastern. Kemudian pada tanggal 29 Maret dan 30 Maret 2020, kembali dikerahkan 2 pesawat khusus China Airlines, untuk memulangkan 367 penumpang dari Hubei ke Taiwan.

Komentar

Terbarumore