Menteri Badan Perlindungan Lingkungan(EPA), Yuan Eksekutif Chang Tzi-chin(張子敬) pada hari Senin ini (23/3) saat sidang interpelasi Yuan Legislatif Komite Kesejahteraan Sosial dan Sanitasi Lingkungan melaporkan tindakan yang diambil oleh petugas perlindungan lingkungan dan penanganan limbah domestik selama masa pencegahan epidemi.
EPA mengatakan, untuk sampah tes skrining ditangani oleh instansi khusus; sementara untuk sampah dari warga yang mendapat karantina atau isolasi di rumah, berdasarkan daftar permintaan yang dikeluarkan oleh unit urusan kesehatan sipil , mendapat persetujuan dari EPA memberi kuasa kepada instansi tertentu untuk mengelola sampah karantina atau isolasi rumah sesuai dengan standar pengolahan sampah rumah sakit.
Mengenai pembuangan sampah dari warga yang dikarantina dan isolasi dirumah mendapat perhatian dari masyarakat, EPA juga telah menetapkan “pedoman pemilahan dan penanganan limbah klinik kesehatan”, meminta agar klinik semestinya memilah sampah menjadi 3 jenis yakni sebagai berikut sampah sehari-hari dari staf, sampah umum klinik dan sampah terkontaminasi.
Chang Tzi-chin mengatakan , “Pada kenyataannya, klinik kesehatan menerapkan pembagian 3 jenis sesuai dengan standar, untuk bagian ini kami telah menyampaikan petunjuk dan berkomunikasi dengan pemerintah daerah, meminta agar memperbanyak sosialisasi, serta tidak mempersulit klinik kesehatan pada masa-masa pencegahan epidemi ini.”
Mengenai, pada masa pencegahan epidemi setiap warga mengenakan masker mulut, Chang Tzi-chin mengingatkan, untuk masker mulut bekas dipakai oleh warga awam tergolong sebagai “sampah biasa” yang dibuang ke tong sampah umum, Badan Perlindungan Lingkungan(EPA) meminta divisi perlindungan lingkungan pemda setempat selain melakukan sosialisasi juga melakukan pengawasan guna menghindari warga membuang masker mulut bekas tidak pada tempatnya.
Dikarenakan ada staf dari EPA yang terinfeksi COVID-19, Menteri EPA Chang Tzi-chin mengatakan, dalam lokasi kerja mereka selain memperketat pengukuran suhu tubuh setiap staf, juga memeprsiapkan kantor kerja lain, ruang rapat dan lainnya, untuk stimulasi ini telah diselesaikan pada tanggal 13 Maret yang lalu, menekankan penanggulangan “penularan komunitas nihil”, mengimbau kepada warga untuk tidak kuatir.