History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kasus Kematian COVID-19 Perdana di Singapura

  • 21 March, 2020
  • 曾秀情
Kasus Kematian COVID-19 Perdana di Singapura
武漢病毒 武漢肺炎 COVID-19。(圖:foter)

(Taiwan, ROC) -- Dalam pengumuman terbaru Kementerian Kesehatan Singapura hari Sabtu (21/3) menyampaikan, terjadi 2 kasus kematian dari pandemi COVID-19, yaitu perempuan berkewarganegaraan Singapura yang berusia 75 tahun dan yang lainnya adalah seorang pria berusia 64 tahun berkewarganegaraan Indonesia.  

Sehari sebelumnya (20/3) terjadi penambahan 40 lebih kasus baru COVID-19 di Singapura yang merupakan salah satu tetangga dekat Indonesia, 30 diantaranya berasal dari luar yang terbawa masuk ke Singapura, kebanyakan berasal dari Inggris. Jumlah kasus yang terkumulasi di Singapura mencapai 385 kasus dengan 2 kasus kematian.

Untuk menekan resiko terinfeksi virus korona, Singapura telah memberlakukan berbagai kebijakan baru pencegahan epidemi, seperti sejak kemarin (20/3) hingga 30 Juni membatalkan kegiatan yang mengikutsertakan 250 orang lebih, jarak antara meja makan di tempat umum setidaknya 1 meter, tempat-tempat rekreasi juga mengambil langkah-langkah terkait guna mengurangi interaksi dengan konsumen.

Selain itu, untuk perusahaan atau perkantoran juga harus menerapkan metode jarak jauh, kerja di rumah atau mengatur waktu datang dan pulang kerja karyawan karyawan sedemikian rupa untuk menghindari interaksi serta jarak bangku dan meja kantor 1 meter. Lebih dianjurkan menggunakan telepon atau video call dalam pelaksanaan rapat.

Singapura sejak 20 Maret 2020 pukul 11.59 malam memberlakukan “pemberitahuan tinggal di rumah” (Stay Home Notice) selama 14 hari bagi warga Singapura, pemegang ARC, pemengang ijin kerja maupun kunjungan singkat yang datang dari luar. Mereka yang menerima pemberitahuan “Stay Home Notice” tidak boleh keluar rumah selama 14 hari, bagi pelanggar akan dikenakan sanksi.

Singapura sendiri belum memiliki rencana untuk meningkatkan level DORSCON (Disease Outbreak Response System Condition yaitu kode warna yang menunjukkan situasi penyakit) menjadi peringatan warna merah, dan juga tidak ada rencana untuk menutup negaranya.

Komentar

Terbarumore