(Taiwan, ROC) – Seiring dengan semakin merebaknya COVID-19 di berbagai negara di seluruh dunia, maka petugas keimigrasian yang berada di bagian perbatasan negara menjadi penjaga pintu negara di barisan terdepan, hal ini tentu sama di setiap negara yang ada, khususnya jika harus berhadapan dengan turis asing yang keluar masuk perbatasan. Para petugas selain harus memiliki kemampuan dalam membaca berkas surat perjalanan atau paspor secara cermat dan cepat, tentu juga harus menghadapi beban tekanan terkait penularan virus korona di saat bertugas. Pihak Dirjen Keimigrasian Nasional atau NIA menyampaikan bahwa pihaknya juga merasakan betapa besarnya beban yang harus dihadapi oleh para petugas di lapangan takkala harus berhadapan dengan para turis asing yang keluar masuk. Untuk itu Yayasan Bunda Tzuchi, yang diwakili oleh ketua bidang sosialiasi umum, Lin Hung-chan memberikan sumbangan berupa 6 ribu masker kepada petugas keimigrasian, yang tentu saja disambut dengan rasa haru dan senang.
Pihak NIA menjelaskan bahwa pihaknya tentu akan mengikuti petunjuk yang diberikan dari Pusat Komando Epidemi Sentral atau CECC, memberikan bantuan dan memastikan langkah-langkah yang harus ditempuh oleh para penumpang yang baru tiba, misalnya apakah penumpang terkait harus dialihkan ke jalur khusus penumpang yang berasal dari Daratan Tiongkok, Hong Kong dan Makau, apakah penumpang memiliki kartu ARC atau tidak. Para petugas dengan merujuk kepada data yang diberikan oleh penumpang, selanjutnya melakukan pencocokan data dan setiap penumpang akan diberikan anjuran sesuai dengan kondisi masing-masing, misalnya ada yang panas demam, batuk parah atau misalnya ada riwayat perjalanan ke kawasan epidemi. Petugas keimigrasian juga akan membuka jalur khusus bagi para penumpang yang memiliki kondisi tertentu, sehingga tugas melindungi negara dari penularan pandemic COVID-19 menjadi salah satu bagian tanggung jawab NIA. Belum lama ini juga baru saja ditemukan adanya seorang penumpang berkewarganegaraan Indonesia yang melakukan penipuan dengan penggunaan visa Australia untuk melakukan wisata ke Taiwan. Kondisi ini menunjukkan keprofesionalan para petugas NIA dalam menjalankan tugas.
Pihak NIA menyebutkan bahwa Yayasan Bunda Tzuchi tidak pernah berhenti memberikan sumbangan masker kepada NIA, dan sumbangan kali ini berjumlah 6 ribu masker, yang mana ke semuanya akan digunakan untuk keperluan para petugas yang berada di bandara dan pelabuhan. Sebelum kondisi pandemi COVID-19 mereda, maka tugas pencegahan COVID-19 akan terus diberlakukan. Berkat adanya bantuan dan semangat yang diberikan dari komunitas religius, telah turut memperkuat tekad menjalankan tugas menjaga negara.