History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Memuji Upaya Pencegahan COVID-19 Taiwan Ricky Martin: Amerika Harus Mengikuti

  • 18 March, 2020
  • 曾秀情
Memuji Upaya Pencegahan COVID-19 Taiwan  Ricky Martin: Amerika Harus Mengikuti
Memuji Upaya Pencegahan COVID-19 Taiwan Ricky Martin: Amerika Harus Mengikuti

(Taiwan, ROC) – Penyanyi Latin popular, Ricky Martin dalam media sosial berbagi keberhasilan Taiwan dalam upaya pencegahan epidemi, dalam pujiannya menuliskan, “Upaya Taiwan sangat bagus, untuk itu para pemimpin Amerika Serikat sehaurnys mengikuti langkah yang diambil saudara-saudari kita di Taiwan. Mereka dapat mengendalikan meledaknya virus corona baru.”

Ricky Martin dalam twitter nya berbagi laporan Deutsche Welle (DW) yang dituliskan dalam bahasa Spanyol “Ini adalah bagaimana Taiwan mengendalikan ledakan pandemi virus corona”.

Artikel yang dirilis tanggal 12 Maret mengungkapkan, meskipun bertetanggaan dengan Daratan Tiongkok tetapi Taiwan dapat mengendalikan penyebaran pandemic COVID-19, kasus di Taiwan kurang dari 50 (Taiwan saat ini sudah ada 77 kasus), pakar mengatakan, respon yang cepat dari Taiwan serta melakukan pencegahan krisis secara dini.

Deutsche Welle (DW) dalam laporannya mengatakan, dikarenakan berdekatan dengan Daratan Tiongkok, pada akhir Januari terjadi perebakan awal wabah, para pakar memperkirakan Taiwan merupakan wilayah yang jumlah kasus paling banyak di luar Daratan Tiongkok. Taiwan dapat mengekang epidemi, menggunakan cara yang efektif seperti langkah pencegahan, pengendalian masuk ke Taiwan, teknologi pengalokasian, keikutsertaan masyarakat, penelitian dokter dan pertukaran dengan dunia internasional.

Laporan mengemukakan, setelah merebaknya pandemi COVID-19 di Daratan Tiongkok, Taiwan dengan cepat memberlakukan larangan bagi wisatawan Daratan Tiongkok datang ke Taiwan, melarang ekspor masker mulut untuk memastikan kebutuhan masyarakat Taiwan dapat terpenuhi selain itu juga merevisi undang-undang “Pencegahan epidemi”, untuk memberdayakan pemerintah menggunakan sumber daya nasional untuk memerangi pandemi.

Dalam laporan mengutip wakil rektor Universitas Stanford, Jason Wang mengatakan, Taiwan menyadari kemungkinan skala COVID-19 sejak awal, melalui instruksi dari Pusat Komando Kesehatan Nasional (NHCC), mengintegrasikan informasi dari bea cukai, keimigrasian dan Kartu Asuransi Kesehatan Nasional, agar para dokter, suster dan medis yang berada di garis pertama dapat mengerti sejarah perjalanan wisata pasien, dapat melakukan pemeriksaan dan penilaian terhadap kasus bersangkutan.

Laporan mengemukakan, setibanya wisatawan di Taiwan, hanya dengan memindai kode QR maka dapat melaporan riwayat perjalanan dan gejala ketidaknyamanan, dengan demikian memungkinkan pejabat imigrasi untuk mengetahui wisatawan yang memiliki resiko tinggi terinfeksi virus corona baru dan memberikan perawatan yang tepat. selain itu kesediaan masyarakat mematuhi peraturan pencegahan dan membantu pemerintah.

Laporan juga mengungkit, walaupun Beijing menghalangi Taiwan turut berpartisipasi dalam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tetapi pejabat kesehatan Taiwan mengatakan, Taiwan tetap terus berbagi pengalaman menghadapi pencegahan pandemi COVID-19, pejabat bermarga Wang ini mengungkapkan, WHO seharusnya mengerti bahwa toleransi merupakan kunci dalam memerangi pandemi COVID-19 ini, apabila ada celah maka ini hal yang tidak baik.

Komentar

Terbarumore