(Taiwan, ROC) Menanggapi ancaman pandemi COVID-19 terhadap situasi nasional, Kementerian Keuangan bekerjasama dengan kebijakan Yuan Eksekutif mengeluarkan 5 langkah pencegahan dan 5 tindakan penyelamatan, mencakup masker mulut, pengukuran suhu tubuh di setiap pintu keluar-masuk, perangkat pencegahan epidemi bebas pajak, program penyelamatan ekuitas finansial dan bantuan pajak lainnya.
Memasuki sidang Yuan Legislatif untuk periode baru, Kemenkeu pada hari Senin ini (16/3) dalam sidang komite keuangan Yuan Legislatif menyampaikan, sebelumnya telah melaporkan secara tertulis mengenai inventarisasi alat kebijakan untuk penanganan epidemi COVID-19 mencakup 5 langkah pencegahan dan 5 tindakan penyelamatan.
Sisi langkah pencegahan, pertama: oleh Badan Beacukai membantu kelancaran komoditas pencegahan epidemi, mempermudah prosedur impor, komoditas diperbolehkan masuk terlebih dahulu baru melapor di kemudian hari; kedua: pembatasan ekspor masker mulut; ketiga: pembatasan ekspor thermometer; keempat: meminta Taiwan Tobacco and Liquor (TTL) Corp. untuk memproduksi alkohol 75% sebagai produk pencegahan epidemi. Kelima: menetapkan toko obat yang ditunjuk untuk mendistribusikan masker mulut, alkohol untuk menghindari biaya pajak, TTL dan Taisugar bekerjasama memproduksi alkohol 75% tanpa dikenakan biaya pajak, saat bersamaan beacukai bahan baku alkohol dikurangi setengah menjadi 10%, bea pajak masker mulut bebas pajak, berlaku selama 3 bulan.
Beberapa langkah penyelamatan diantaranya pertama atas bantuan dari bank menetapkan bantuan kepada pelaku UKM dengan biaya bunga rendah dan kemudahan memperoleh dana pinjaman, kedua Badan Beacukai memberikan bantuan kemudahan untuk proses impor komoditas dan administrasinya, ketiga melonggarkan pembayaran sewa yang ditangguhkan bagi mereka pengguna hak tak bergerak milik publik, keempat meninjau pengurangan biaya sewa berdasarkan hasil negosiasi ataupun persetujuan dari instansi terkait, kelima memberikan bantuan pajak termasuk pajak insentif, pendapatan tak kena pajak yang terhitung dari biaya gaji kepada karyawan selama karantina dll. Pada bulan Mei tahun berikutnya dapat digandakan sebagai poin pengurangan pajak.
Saat bersamaan bagi warga maupun pelaku usaha yang mendapat pengaruh pandemi bisa mengklaim sesuai dengan hak dan kepentingannya, misalkan alat transportasi terpengaruh akibat epidemi sehingga tidak dapat difungsikan maka bisa mengajukan permohonan penghentian penggunaan moda transportasi ini, maka pajak kendaraan, pajak bahan bakar dapat dihentikan sementara, samahalnya untuk sektor entertaimen, akibat epidemi memengaruhi usaha bisnis dan pendapatan maka bisa mengajukan permohonan kepada kantor perpajakan untuk pengurangan untuk hari tidak menjalankan usaha atau pengurangan pajak secara proporsional.