History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Penambahan 3 Kasus COVID-19 Memiliki Sejarah Perjalanan ke Benua Eropa

  • 15 March, 2020
  • 曾秀情
Penambahan 3 Kasus COVID-19 Memiliki Sejarah Perjalanan ke Benua Eropa
Penambahan 3 Kasus COVID-19

(Taiwan,ROC) -- Pusat Komando Epidemi (CECC) tanggal 14 Maret mengumumkan sekaligus tambahan 3 kasus COVID-19 yaitu kasus ke-51 – ke-53, total jumlah kasus di Taiwan menjadi 53 kasus sementara yang sudah menyelesaikan isolasi dan keluar rumah sakit ada 20 orang.

Ketua CECC yang juga adalah Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Chen Shih-chung menjelaskan, 3 kasus ini ada kaitanya dengan kegiatan di Eropa, dari pelacakan yang dilakukan diketahui kasus ini dibawa dari luar. Untuk kasus ke-51 adalah seorang pria berkewarganegaraan Belanda, berusia 30 tahun lebih yang pada tanggal 2 – 6 Maret 2020 kemarin sempat ke Austria, dari Belanda datang ke Taiwan pada tanggal 9 Maret, tiba di Taiwan tanggal 10, sehari setelah itu yaitu tanggal 11 timbul gejala gangguan pernapasan, sesak dan lemas sekujur badan sehingga ia ke gawat darurat rumah sakit, berhubun

(Taiwan,ROC) -- Pusat Komando Epidemi (CECC) tanggal 14 Maret mengumumkan sekaligus tambahan 3 kasus COVID-19 yaitu kasus ke-51 – ke-53, total jumlah kasus di Taiwan menjadi 53 kasus sementara yang sudah menyelesaikan isolasi dan keluar rumah sakit ada 20 orang.

Ketua CECC yang juga adalah Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Chen Shih-chung menjelaskan, 3 kasus ini ada kaitanya dengan kegiatan di Eropa, dari pelacakan yang dilakukan diketahui kasus ini dibawa dari luar. Untuk kasus ke-51 adalah seorang pria berkewarganegaraan Belanda, berusia 30 tahun lebih yang pada tanggal 2 – 6 Maret 2020 kemarin sempat ke Austria, dari Belanda datang ke Taiwan pada tanggal 9 Maret, tiba di Taiwan tanggal 10, sehari setelah itu yaitu tanggal 11 timbul gejala gangguan pernapasan, sesak dan lemas sekujur badan sehingga ia ke gawat darurat rumah sakit, berhubung gejala yang timbul seperti gejala COVID-19 maka dilakukan pemeriksaan dan dikonfirmasi terinfeksi dari laporan yang dikeluarkan tanggal 14, saat ini kasus ke-51 telah diisolasi dalam ruang tekanan rendah, CECC telah melacak 28 orang yang sempat berinteraksi yang mana 14 di antaranya telah keluar dari Taiwan.  

Kasus ke-52 dan ke-52 adalah pria warga Taiwan yang berusia 30 an tahun. Kasus ke-52 pada tanggal 28 Februari bersama dengan 2 teman lainnya berwisata ke Eropa, sempat transit di Turki untuk ke Swiss, kemudian dengan bus menuju ke Perancis untuk selancar salju, baru kembali ke Taiwan tanggal 8 Maret. Gejala demam, lemas seluruh tubuh, batuk, dan gejala lainnya timbul pada tanggal 12, setelah diperiksa dipastikan terinfeksi berdasarkan laporan pemeriksaan pada tanggal 14 Maret, saat ini juga telah diisolasi dalam ruang tekanan rendah, ada 39 orang yang sempat berinteraksi dengan kasus ke-52 ini.

Kasus ke-53 yang sempat bertugas ke Jerman dari tanggal 22 Februari hingga 6 Maret, setelah kembali ke Taiwan timbul gejala batuk berdahak, sakit tenggorokan pada tanggal 11 Maret dan langsung melaporkan diri untuk diperiksa, dikonfirmasi terinfeksi pada tanggal 14 Maret, saat ini juga telah diisolasi dan ada 15 orang yang sempat berinteraksi dengannya, selain itu CECC juga akan melakukan pelacakan kegiatan mereka di dalam negeri selama belum timbul gejala untuk mengetahui orang-orang yang sempat berinteraksi dengan mereka.

g gejala yang timbul seperti gejala COVID-19 maka dilakukan pemeriksaan dan dikonfirmasi terinfeksi dari laporan yang dikeluarkan tanggal 14, saat ini kasus ke-51 telah diisolasi dalam ruang tekanan rendah, CECC telah melacak 28 orang yang sempat berinteraksi yang mana 14 di antaranya telah keluar dari Taiwan.  

Kasus ke-52 dan ke-52 adalah pria warga Taiwan yang berusia 30 an tahun. Kasus ke-52 pada tanggal 28 Februari bersama dengan 2 teman lainnya berwisata ke Eropa, sempat transit di Turki untuk ke Swiss, kemudian dengan bus menuju ke Perancis untuk selancar salju, baru kembali ke Taiwan tanggal 8 Maret. Gejala demam, lemas seluruh tubuh, batuk, dan gejala lainnya timbul pada tanggal 12, setelah diperiksa dipastikan terinfeksi berdasarkan laporan pemeriksaan pada tanggal 14 Maret, saat ini juga telah diisolasi dalam ruang tekanan rendah, ada 39 orang yang sempat berinteraksi dengan kasus ke-52 ini.

Kasus ke-53 yang sempat bertugas ke Jerman dari tanggal 22 Februari hingga 6 Maret, setelah kembali ke Taiwan timbul gejala batuk berdahak, sakit tenggorokan pada tanggal 11 Maret dan langsung melaporkan diri untuk diperiksa, dikonfirmasi terinfeksi pada tanggal 14 Maret, saat ini juga telah diisolasi dan ada 15 orang yang sempat berinteraksi dengannya, selain itu CECC juga akan melakukan pelacakan kegiatan mereka di dalam negeri selama belum timbul gejala untuk mengetahui orang-orang yang sempat berinteraksi dengan mereka.

Komentar

Terbarumore