(Taiwan, ROC) --- Pada tanggal 10 Maret 2020, Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) menggelar jumpa pers dan mengumumkan 2 kasus baru yang positif tertimpa COVID-19 di Taiwan. Kasus ke-46 adalah seorang pria berusia 20 tahun yang berdomisili di kawasan utara Taiwan. Sedangkan kasus ke-47 adalah seorang pria berusia 30 tahun yang berdomisili di selatan Taiwan.
CECC mengemukakan, meski kasus ke-46 tidak memiliki riwayat perjalanan keluar negeri, namun ia adalah anggota keluarga yang tinggal serumah dengan kasus ke-34. Lelaki berusia 20 tahun tersebut, sebelumnya pernah menjalankan tes pemeriksaan, karena dicurigai pernah berinteraksi langsung dengan kasus-34. Meski di kala itu, proses pemeriksaan memperlihatkan hasil negatif, namun ia dikabarkan sempat memiliki gejala batuk semenjak tanggal 6 Maret 2020 hingga 8 Maret 2020. CECC langsung memerintahkan unit kesehatan terkait untuk menindaklanjuti kasus ke-46. Dan setelah melangsungkan pemeriksaan selama 3 kali, baru diketahui bahwa pria tersebut positif terinfeksi COVID-19.
Kasus ke-47 adalah seorang pria dengan usia 30 tahun dan sebelumnya ia sempat berkunjung ke Belanda bersama 2 rekan lainnya semenjak tanggal 2 Maret 2020 hingga 5 Maret 2020 silam. Setelah mendarat di Taiwan, dirinya sempat menderita batuk kering dan demam ringan pada tanggal 9 Maret 2020. Dikarenakan ia mempunyai sejarah perjalanan keluar negeri dan memiliki gejala yang mencurigakan, pihak rumah sakit segera melakukan prosedur pemeriksaan. Hasil inspeksi lelaki tersebut juga telah dirilis dan memperlihatkan hasil positif terinfeksi COVID-19.