(Taiwan, ROC) – Dikarenakan COVID-19 yang terus merebak, pihak Rumah Sakit NTU pada hari Jumat tanggal 6 Maret mengumumkan bahwa mulai per tanggal 9 Maret, jika sebelumnya ada dua masa jenguk yang diberikan bagi pihak luar, kini dibatasi menjadi hanya satu waktu, yakni dari pukul 11:30 hingga pukul 12:30, dengan pembatasan 1 pasien hanya boleh ditemani oleh 1 pendamping dan maksimal dijenguk oleh 2 orang, agar dapat mengurangi beban para petugas yang berada di rumah sakit.
Pihak NTU sendiri sebelumnya memang telah memberlakukan jika jumlah pendamping pasien hanya 1 orang dan orang yang menjenguk dibatasi maksimal 2 orang, dengan dibagi menjadi 2 waktu menjenguk. Akan tetapi setiap kali masa menjenguk dibuka, akan terlihat antrean yang sangat panjang, dan membuat kondisi NTU menjadi padat dan susah dikendalikan, selain itu juga menghabiskan banyak tenaga petugas yang harus melakukan pemeriksaan kartu ARC, mencocokkan identitas, mengukur suhu tubuh, barulah penjenguk diperbolehkan masuk ke dalam rumah sakit.
Juru Bicara NTU Wang Tyng-guey menyampaikan jika pasien, penjenguk yang hendak masuk ke rumah sakit, sebelumnya harus melewati prosedur pemeriksaan terlebih dahulu, sehingga tentu menghabiskan banyak waktu dan juga sumber daya manusia lainnya. Sebenarnya waktu dan tenaga ini bisa digunakan untuk memberikan perawatan bagi yang sakit. Peraturan baru yang diberlakukan memang mungkin akan memberikan dampak bagi para penjenguk maupun pasien sekalipun, akan tetapi karena kondisi COVID-19 yang terus merebak, maka pihak rumah sakit juga tidak memiliki jalan lain kecuali melakukan tugas mengurangi kemungkinan penularan di dalam rumah sakit.
Akan tetapi, Wang Tyng-guey juga menjelaskan bagi warga yang memiliki kebutuhan khusus mendesak, seperti ruang gawat darurat atau ICU, kondisi pasien yang tidak stabil, maka pihak rumah sakit akan memberikan perhatian lebih, termasuk penambahan petugas medis kedokteran terkait.