(Taiwan, ROC) – Harga produk daging babi di pasaran usai melewati Tahun Baru Imlek mengalami penurunan secara drastis, dengan harga kisaran sekitar NT$ 60 per kg nya, dimana angka ini telah menyentuh harga modal. Bidang Hewan Potong Dewan Pertanian pada hari Jumat tanggal 6 Maret menyampaikan bahwa pihaknya telah mendorong program pengurangan pemotongan hewan jenis babi dalam negeri, sementara itu jumlah daging babi impor juga mengalami penurunan dalam kurun waktu 2 bulan terakhir.
Usai Tahun Baru Imlek biasanya memang memasuki masa sepi, ditambah lagi dengan pengaruh akibat COVID-19, kebiasaan berbelanja masyarakat juga mengalami penurunan yang cukup signifikan, dimana sejak bulan Februari lalu, harga daging babi per kg nya mencapai angka NT$ 60, dan angka ini diprediksi sebagai angka nilai modal yang memang berkisar antara NT$ 55 hingga NT$ 60.
Wakil Kepala Bidang Hewan Potong Dewan Pertanian Wang Chung-shu menjelaskan pihaknya telah memulai program penjualan ragam produk guna mengantisipasi melemahnya kondisi pasar, selain itu juga akan membeli produk daging babi yang ada di pasar untuk dibekukan, kemudian dilanjutkan dengan pengurangan pemotongan hewan jenis babi, diprediksi pengurangan tersebut yang semula dari 8,1 juta ekor diturunkan menjadi 7,85 juta ekor, dengan pengurangan sebesar 3%.