(Taiwan, ROC) - Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) telah menetapkan program tunjangan jangka pendek, menengah dan panjang dengan anggaran sebesar NT$4,125 milyar, untuk membantu menstabilisasi lapangan kerja dalam menanggulangi dampak dari penyebaran epidemi Covid-19.
Menyampaikan laporan di rapat Yuan Eksekutif pada hari Kamis, 5 Maret, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Lin San-quei (林三貴) mengetengahkan, anggaran yang diambil dari dana kestabilan lapangan kerja dan dana asuransi pekerjaan itu akan ditargetkan pada empat pihak yang terpengaruh epidemi, yakni pekerja yang diistirahatkan, pekerja yang menganggur, pengusaha dan pelaku usaha startup.
Menurut Lin, untuk program tunjangan jangka pendek, setiap pekerja yang diistirahatkan karena perusahaannya kena dampak Covid-19, akan bisa mendapatkan tunjangan latihan kerja sebanyak NT$158 per jam, maksimum 120 jam per bulan untuk kurun waktu enam bulan, paling banyak setiap bulan NT$34.800.
Untuk program jangka menengah dan panjang, Lin menerangkan, andaikata kondisi penyebaran epidemi semakin serius, MOL selain akan meneruskan tunjangan latihan profesi, juga akan memberi subsidi upah sebanyak 50% bagi pekerja yang diistirahatkan dan 60% bagi yang menganggur.