(Taiwan, ROC) – Komisi Urusan Dalam Negeri Yuan Legislatif pada hari Rabu tanggal 4 Maret mengundang Menteri Dalam Negeri Hsu Kuo-yung untuk memberikan laporan berkenaan dengan penyelidikan keimigrasian terkait tugas pencegahan penularan epidemi, program kunjungan langsung ke rumah warga, sekaligus untuk diinterpelasi.
Legislator dari partai DPP Shen Fa-hui dalam rapat interpelasi menyebutkan bahwa Dewan Pencegahan Penyakit Menular Kementrian Kesehatan dan Kesejahteraan atau CDC sejak tanggal 29 Januari telah memberlakukan langkah antisipasi kegiatan publik selama masa merebaknya epidemi COVID-19, namun masih belum menjelaskan mengenai jumlah skala dan jenis kegiatan yang dimaksudkan. Seiring dengan terus mengganasnya epidemi COVID-19 ini, semua masyarakat khawatir jika kegiatan publik bersifat massal memiliki risiko tinggi dalam hal penularan penyakit. CDC memprediksi bahwa pihaknya per hari Rabu tanggal 4 Maret akan memberikan petunjuk tahap ke dua sehubungan dengan kegiatan massal tersebut. Shen Fa-hui juga menanyakan apakah dalam petunjuk tahap ke dua akan disebutkan secara jelas berkenaan dengan skala sebuah kegiatan yang disebut sebagai kegiatan massal. Hsu Kuo-yung menyebutkan bahwa peraturan terbaru berkenaan dengan kegiatan massal adalah kegiatan yang melibatkan massa lebih dari seribu orang, untuk itu warga diimbau dapat menghindari penyelenggaraan kegiatan berskala besar tersebut.
Hsu Kuo-yung mengatakan, “(Shen Fa-hui) Apakah kita memiliki sebuah angka yang lebih jelas berkenaan dengan apa yang dimaksud dengan kegiatan skala besar? Untuk hal ini, karena mereka masih terus melakukan pembahasan, yang saat ini adalah… Tadi sempat disebutkan jika angka melebihi seribu orang, sebaiknya dihindari, karena jumlah orang yang ikut serta dalam kegiatan masih dalam tahap pembahasan, dan pihak CECC sendiri akan memberikan pengumuman secara jelas pada hari ini, barulah saya dapat memberitahukannya. (Shen Fa-hui) Yang dimaksud dengan seribu orang adalah, apakah termasuk kegiatan di dalam ruangan atau di luar ruangan? Apakah yang dimaksud dengan seribu orang adalah tidak membedakan apakah ada di dalam atau di luar ruangan? Saat ini mereka tidak membedakannya.”
Selain itu, Shen Fa-hui memaparkan bahwa kasus nomor 32 adalah seorang perawat asing berstatus kehilangan kontak, banyak warga yang mengkhawatirkan jika penggunaan pekerja migran asing yang ilegal, akan dapat menjadi sebuah celah kebocoran dalam tugas pencegahan penularan penyakit, akan tetapi Ketua CECC Chen Shih-chung menyebutkan jika saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk melakukan pemberantasan pekerja migran asing yang ilegal, karena hal tersebut nantinya malah akan menjadikan Taiwan kekurangan perawat, dan bisa menimbulkan kepanikan dalam kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, Hsu Kuo-yung menjelaskan bahwa yang dimaksudkan oleh Chen Shih-chung adalah harus mengutamakan tugas pencegahan penularan epidemi terlebih dahulu, jika pihak keimigrasian atau badan instansi kepolisian hendak melakukan penyapuan pekerja migran asing yang ilegal, hanya akan menimbulkan masalah kekurangan perawat. Ia menegaskan jika tidak pernah ada program pemutihan terhadap para pekerja asing ilegal di Taiwan.