(Taiwan, ROC) Pusat Komando Pencegahan Epidemi (CECC) mulai pengaktifan tingkat pencegahan level I yang dipimpin oleh Menteri Kesehatan Kesejahteraan(MOHW) Chen Shih-chung(陳時中), pada pagi hari Senin ini (2/3) PM Su Tseng-chang tiba di pusat komando pencegahan epidemi untuk meninjau, saat diwawancarai oleh media tentang jumlah kasus terinfeksi COVID-19 semakin naik, sementara 2 warga Taiwan sekembali dari Jepang, terdiagnosa terinfeksi COVID-19, maka apa tindakan pemerintah terhadap pencegahan epidemi berkaitan dengan wisata ke Jepang, apakah dari rambu peringatan waspada level II akan dinaikkan menjadi level III?
PM Su Tseng-chang menjawab, mengenai kapan, terhadap negara manakah, pengumuman yang diadopsi semua ini diserahkan kepada pusat pencegahan epidemi dan pakar untuk memutuskan, PM Su Tseng-chang menekankan, membandingkan dengan tanggapan dari negara lain terhadap wabah COVID-19, selain laporan Taiwan yang transparan dan cepat; dalam penanganan epidemi di engara lain mengadopsi cara ilmiah dan paling obyektif.
PM Su Tseng-chang mengatakan, “Semua orang dapat melihat, laporan perkembangan epidemi dari Taiwan, setiap harinya sangat transparan, cepat dan tidak ada yang disembunyikan, saat kami menangani epidemi dari negara lain, cara yang kami gunakan bersifat ilmiah, sangat obyektif, disesuaikan dengan seluruh kebutuhan baru mengambilkan keputusan.”
Mengenai kemampuan produksi masker mulut terus meningkat, apakah penetapan aturan pembelian masker mulut dengan kartu askes juga akan dilonggarkan? PM Su Tseng-chang mengatakan, semenjak akhir tahun lalu Taiwan melawan virus corona, di satu sisi meningkatkan produksi masker mulut, disesuaikan dengan kebutuhan; di sisi lainnya masker mulut disediakan bagi pihak yang memerlukan. awalnya kapasitas produksi masker mulut mencapai lebih dari 1 juta lembar per hari, kini dalam satu hari mencapai lebih dari 7 juta lembar, di masa mendatang diharapkan dapat ditingkatkan hingga lebih dari 10 juta lembar per hari. Maka dari itu, aturan jumlah pembelian masker mulut yang diperlukan warga dapat dilonggarkan, agar persediaan dan harga masker mulut di Taiwan selalu mengungguli negara lainnya.