(Taiwan, ROC) -- Pengaruh dari wabah COVID-19 lebih dari 300 pameran bisnis di seluruh dunia terpaksa harus menunda atau bahkan membatalkan pelaksanaannya, seperti pameran pariwisata yang tadinya akan diselenggarakan di Berlin pada pekan depan terpaksa harus dibatalkan.
Berdasarkan data statistik The Messe Frankfrut yang diterbitkan media m+a, dipengaruhi dengan menyebarluasnya wabah COVID-19 di dunia menyebabkan saat ini ada 337 pameran yang terpaksa harus ditunda atau dibatalkan, terdiri dari 223 pameran di benua Asia dan 63 pameran di benua Eropa.
Kebanyakan pameran yang dibatalkan di benua Eropa dikarenakan parahnya epidemi di Italia, selain itu pameran otomotif besar MWC yang sebenarnya berlangsung di Barcelona pada akhir Februari 2020 ini juga mengumumkan pembatalannya, pameran Light + Building di Frankfrut yang tadinya akan berlangsung Maret diundur hingga September, kedua pameran ini merupakan pameran bisnis yang paling penting dan paling besar dunia.
Sementara di Taiwan sendiri ada 11 pameran yang dibatalkan atau ditunda seperti pameran buku Taipei, pameran sepeda, pameran bakery, pameran motor listrik, pameran onderdil, pameran pariwisata internasional Kaohsiung dan lainnya.
Pembatalan atau penundaan pameran ini berimbas pada hotel, restaurant, taxi dan lainnya yang telah mempersiapkan diri untuk melayani peserta maupun pengunjung pameran, ini merupakan kerugian yang cukup besar.
Pameran tahunan penting dunia Pameran Pariwisata Global Berlin (ITB) yang akan berlangsung pada bulan April mendatang berkemungkinan akan mengalami nasib yang sama. Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer tanggal 27 Februari kemarin sempat menyampaikan, pameran besar seperti ini yang biasanya dikunjungi oleh sekitar 150 ribu orang akan sulit untuk memperkirakan resikonya, untuk itu ia menganjurkan pada pemerintah Berlin selaku penyelenggara untuk membatalkan.