History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOFA: Pesawat Carteran Jemput Pulang Turis Taiwan dari Diamond Princess Tanggal 21 Februari

  • 20 February, 2020
  • 曾秀情
MOFA: Pesawat Carteran Jemput Pulang Turis Taiwan dari Diamond Princess Tanggal 21 Februari
MOFA: Pesawat Carteran Jemput Pulang Turis Taiwan dari Diamond Princess Tanggal 21 Februari

(Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan tugas penjemputan warga negara Taiwan dari kapal pesiar Diamond Princess, Juru Bicara Kementrian Luar Negeri Joanne Ou pada hari Kamis tanggal 20 Februari menyampaikan bahwa jumlah total turis asal Taiwan yang berada dalam kapal pesiar Diamond Princess adalah sebanyak 22 orang, ditambah lagi dengan 2 kru kapal. Di antaranya, ada 5 orang yang positif terinfeksi, dan kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit dan berkondisi stabil.

Dengan total sebanyak 24 orang, dikurangi 5 untuk yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit, Joanne Ou menjelaskan bahwa pihaknya mengharapkan ke 19 orang dapat menyelesaikan pemeriksaan kesehatan pada tanggal 21 Februari, dan naik pesawat carteran yang ditunjuk untuk dapat kembali pulang ke Taiwan.

Joanne Ou mengatakan, “Pada tanggal 19 Februari, kami telah menerima izin untuk mengutus pesawat carteran dari pemerintah Jepang. Oleh sebab itu, kami memprediksikan bahwa pada tanggal 21 Februari, pesawat akan terbang dari Taipei sore hari dan berharap dapat menyelesaikan tugas di malam itu juga. Diharapkan seluruh penumpang asal Taiwan dapat menyelesaikan pemeriksaan kesehatan, semua aman dan negative, tidak memiliki gejala, dan pesawat akan pulang kembali ke Taiwan pada malam itu juga.”

     

Karena hingga sekarang, diketahui baru 5 orang yang menyelesaikan pemeriksaan kesehatan. Berkenaan dengan jumlah penumpang pesawat carteran khusus yang sebenarnya, Joanne Ou menjelaskan jika akan merujuk kepada berapa jumlah orang yang telah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan. Karena dengan mengacu kepada peraturan setempat, bagi yang didiagnosis positif terinfeksi, harus segera dilarikan ke rumah sakit, sehingga artinya hanya warga Taiwan yang sehat saja yang dapat naik pesawat carteran tersebut.

     

Selain itu, bagi yang telah lolos diagnose dan hendak tetap tinggal di Jepang, pemerintah tentu akan menghormati keputusan individual, namun kelak jika hendak masuk ke Taiwan, maka diwajibkan untuk mengikuti tata cara pemeriksaan epidemi di bagian keimigrasian di bandara.

Komentar

Terbarumore