History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Ing-wen: Ikut Serta dalam WHO Menjadi Kunci Utama Pencegahan Epidemi di Garis Pertama

  • 08 February, 2020
  • 譚雲福
Presiden Tsai Ing-wen: Ikut Serta dalam WHO Menjadi Kunci Utama Pencegahan Epidemi di Garis Pertama
Presiden Tsai Ing-wen: Ikut Serta dalam WHO Menjadi Kunci Utama Pencegahan Epidemi di Garis Pertama

 (Taiwan, ROC) – Presiden Tsai Ing-wen pada hari Jumat tanggal 7 Februari melakukan sidak langsung ke Pusat Pengendalian Epidemi. Saat sidak, Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan bahwa Taiwan dalam menghadapi Novel Koronavirus 2019 atau 2019-nCoV yang mengakibatkan penyakit Pneumonia Wuhan, adalah bagian dari garis terdepan. Oleh karena itu, keikutsertaan Taiwan dalam WHO tidak semata sudah seharusnya, juga akan menjadi kunci penanganan pencegahan epidemi dunia internasional.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Ingin mengimbau kepada seluruh negara dan juga kepada WHO, keikutsertaan Taiwan adalah sebuah keharusan, menjadi kunci utama, karena Taiwan adalah bagian dari garis pertama dalam hal pencegahan epidemi.”

Terkait pernyataan dari WHO yang menyebutkan bahwa kondisi epidemi Pneumonia Wuhan tidak merebak, bahkan menunjuk jika jumlah kasus di Hong Kong, Macau dan Taiwan mengalami peningkatan pesat, Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan bahwa informasi yang disampaikan oleh Who terkait Taiwan adalah sebuah hal yang tidak benar, dan semakin menunjukkan betapa pentingnya keikutsertaan Taiwan dalam WHO.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Apakah jumlah kasus kita mengalami penambahan, kamilah yang paling memahami. Ini juga menjadi alasan mengapa kita harus ikut serta dalam WHO, karena data informasi yang dimiliki oleh WHO tentang kondisi Taiwan tidaklah benar. Dalam kondisi yang tidak benar seperti demikian, malah akan menyebabkan pihak WHO melakukan penanganan epidemi dunia dengan data yang salah, dan sekali lagi kembali menunjukkan betapa pentingnya keikutsertaan Taiwan dalam WHO.”

Ketua Pusat Penanggulangan Epidemi yang juga menjabat sebagai Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Chen Shih-chung, saat diwawancarai oleh media menyampaikan bahwa jumlah kasus terinfeksi di Daratan Tiongkok telah mencapai hampir 30 ribu kasus, dengan jumlah kematian lebih dari 600 kasus. Namun pihak WHO justru tidak melihat kondisi yang sebenarnya, dan mengkategorikan Taiwan sebagai salah satu bagian dari Daratan Tiongkok. Chen Shih-chung berpendapat jika kepiawaian WHO tentu tidak berubah, namun cara memberikan penjelasan dan informasi dari pejabat telah nyata terlihat mendapat pengaruh oleh tekanan politik. Ia menegaskan bahwa politik dan kesehatan tidak dapat dibahas dalam konteks yang sama, jika tidak maka kelak akan menjadi bencana dunia.

Merujuk pada data statistik, hingga kini jumlah kasus positif terinfeksi di Taiwan telah mencapai 16 kasus. Presiden Tsai Ing-wen menegaskan jika di Taiwan tidak terjadi penularan secara kawasan, ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan yang dilakukan oleh Taiwan membuahkan hasil yang baik. Kelak di kedepannya, pemerintah dengan merujuk pada kondisi epidemi yang sebenarnya, akan mengusung langkah pencegahan yang lebih mendetail.

Komentar

Terbarumore