(Taiwan, ROC) – Epidemi 2019-nCoV atau lebih dikenal dengan virus Corona terus merebak di Daratan Tiongkok, untuk mencegah agar wabah ini tidak menyebar semakin luas, banyak kota dan kabupaten memberlakukan pengendalian dengan sistem penutupan. ShenZhen, salah satu kota garis pertama Daratan Tiongkok pada tanggal 7 sore mengumumkan mulai tanggal 8 Februari 2020 pukul 00:00 memberlakukan ijin untuk kendaraan keluar masuk wilayah dan harus diselesaikan satu hari sebelumnya.
Selain itu, Guangzhou, provinsi Guangdong juga mengumumkan, memberlakukan sistem pengendalian isolasi bagi penghuni kawasan tersebut dan meminta bagi warganya yang terkurung di wilayah terisolasi, untuk tidak melanggar kembali pulang ke Guangzhou sebelum peraturan isolasi wabah dicabut.
Berdasarkan pengumuman WeChat Polisi Lalu Lintas ShenZhen, bagi kendaraan yang akan pulang ke Shenzhen, pemilik kendaraan harus terlebih dulu mengajukan surat ijin melalui situs internet yang disediakan, setelah dipastikan kendaraan ini tidak melewati wilayah epidemi baru bisa mendapatkan surat ijin.
Pengumuman tersebut juga menyampaikan, kendaraan yang dimaksud termasuk kendaraan dengan plat mobil asal Guangdong – Hongkong baik itu mobil barang, kendaraan umum dan mobil pribadi, semua pemilik, pengemudi dan mereka yang turut dalam kendaraan tersebut juga harus mengajukan surat ijin.
Kota GuangZhou pada tanggal 7 Februari mengeluarkan surat edaran “Tindak Lanjut Pencegahan dan Pengendalian Epidemi 2019-nCoV Kawasan Perkotaan dan Perdesaan”, meminta warga untuk menerapkan sistem pengendalian isolasi, memberlakukan manajemen pembatasan dengan pengajuan dari pihak perusahaan bersangkutan apabila ada kepentingan datang untuk pekerja maupun kendaraan keluar masuk dan kendaraan dari perusahaan kurir yang bukan warga kota GuangZhou