History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOFA Ajukan Protes ke WHO Perihal Penyebutan Nama

  • 06 February, 2020
  • 譚雲福
MOFA Ajukan Protes ke WHO Perihal Penyebutan Nama
MOFA Ajukan Protes ke WHO Perihal Penyebutan Nama

        (Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan pihak Organisasi Kesehatan Sedunia atau WHO yang menggunakan “Taipei dan kawasan di sekitarnya” untuk penyebutan nama negara, maka Kementrian Luar Negeri atau MOFA pada hari Kamis tanggal 6 Januari mengajukan surat protes berkenaan dengan penyebutan nama yang tidak layak, dan meminta pihak WHO dapat melakukan perbaikan. Juru bicara MOFA Joanne Ou menyampaikan bahwa penyebutan nama untuk Taiwan antara lain, pada tanggal 22 Januari menggunakan nama “Tiongkok Taiwan”, kemudian pada tanggal 23 Januari menggunakan nama “Kotamadya Taipei”, kemudian pada tanggal 25 Januari menggunakan nama “Taipei” dan pada tanggal 5 Februari menggunakan nama “Taipei dan kawasan di sekitarnya”.

        Joanne Ou mempertanyakan pihak WHO, hendak berapa kalikah mengganti nama untuk Taiwan. Joanne Ou menyebutkan bahwa pihaknya telah menyampaikan permintaan pembenaran berulang kali kepada pihak WHO, dan pihak Kementrian Luar Negeri Republik Tiongkok Taiwan telah menyampaikan protes untuk hal tersebut, meminta WHO dapat secepatnya memperbaiki kesalahan dalam penyebutan nama negara.

        Joanne Ou mengatakan, “Nama kami adalah Taiwan, nama resmi negara adalah Republik Tiongkok, Republic of China, Taiwan sudah jelas bukan bagian dari Republik Rakyat Tiongkok. Untuk itu, kami sekali lagi mengutarakan untuk meminta pihak WHO, memohon mereka untuk tidak memasukkan data Taiwan ke dalam bagian dari Daratan Tiongkok, sehingga selalu menciptakan kesalahan dan terus salah.”

        Selain itu, pemerintah Itali yang merujuk kepada informasi yang salah dari pihak WHO, beberapa hari lalu menghentikan penerbangan langsung Taipei Itali. Kini pihak Taiwan juga tengah berupaya untuk mendiskusikan hal tersebut dengan Kementrian Kesehatan, Kementrian Luar Negeri dan Departemen Penerbangan Sipil Itali. Kini tinggal menunggu kebijakan pemerintah Itali untuk melakukan koreksi kesalahan, sehingga penerbangan langsung Taiwan Itali dapat pulih kembali.

Komentar

Terbarumore