(Taiwan, ROC) – Ketentuan pembelian masker mulai diberlakukan pada hari Kamis ini (6/2), pendistribusian pertama sejumlah 1,6 juta helai masker ke apotek dan toko obat yang ditunjuk. Berkaitan dengan waktu penjualan apakah pagi atau sore hari, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) Chen Shih-chung dalam rapat interpelasi menyampaikan, hingga saat ini ada lebih dari 4.800 toko obat yang menjual masker medis, kapan waktu penjualan baik pagi hari maupun sore hari dapat dilakukan, namun diharapkan agar waktu penjualan juga dapat dibagi agar jaringan sistem pembelian masker tidak mengalami kemacetan, MOHW akan melakukan peninjauan kondisi penjualan masker secara bergiliran.
Masker mulut yang semakin langka, aturan pembelian masker medis mulai diberlakukan, masyarakat luar sangat mengkhawatirkan produksi masker yang tidak mampu memenuhi permintaan masyarakat. Menteri MOHW Chen Shih-chung mengatakan, prediksi semula dari pihak Kemenko produksi setiap hari mencapai 4 juta lembar, akan tetapi banyak mesin produksi telah dinonakifkan, kemudian mengalami banyak kendala setelah dioperasikan, ditambah dengan liburan imlek jumlah tenaga kerja tidak mencukupi maka jumlah produksi menurun, sementara produksi masker setiap hari mencapai 3,2 juta lembar dan akan terus ditambah secara perlahan.
Menteri MOHW Chen Shih-chung mengatakan, “Saat ini sedang dalam situasi darurat untuk memperbaiki, menambah karyawan, produksi saat ini mencapai 3,2 juta, setelah mesin produksi masker direparasi dan dapat beroperasi normal kembali maka jumlah produksi akan ditingkatkan secara perlahan-lahan, 4 juta masker adalah jumlah prediksi masker yang dapat dihasilkan dari mesin, akan tetapi beberapa mesin tua yang telah lama tidak difungsikan, ketika dibuka segelnya ternyata bermasalah dan perlu diperbaiki, maka jumlah produksi menurun, termasuk jumlah tenaga kerja selama liburan imlek juga menurun, saat ini mendapat bantuan dari militer, mesin dalam perbaikan dan jumlah produksi akan bertambah secara perlahan.”
Berkaitan dengan kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh merapat ke Jepang didapati ada 10 orang penumpang terinfeksi pneumonia Wuhan, salah satu diantaranya seorang wanita berkewarganegaraan Taiwan. Kapal Pesiar Diamond Princess merapat di pelabuhan Keelung pada tanggal 31 Januari mengangkut lebih dari 2000 penumpang sempat turun kapal dan berwisata di Taiwan, hal ini memicu kekhawatiran masyarakat terhadap jaringan pencegahan epidemi Taiwan tidak terkendalikan. Menteri MOHW Chen Shih-chung mengumumkan, mulai saat ini melarang semua kapal pesiar internasional merapat di pelabuhan Taiwan.
Menteri MOHW Chen Shih-chung mengatakan, hasil rapat pembahasan dari para ahli, pengendalian epidemi kapal pesiar sangat sulit, dikarenakan keluar masuknya penumpang naik/turun kapal maka penumpang dalam kapal sangat beresiko tinggi terinfeksi, maka semestinya mengumumkan larangan kapal pesiar internasional merapat di pelabuhan Taiwan.