History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Warga Taiwan yang dievakuasi dikonfirmasi sebagai kasus coronavirus Wuhan ke-11 di Taiwan

  • 05 February, 2020
  • 陳志勇
Warga Taiwan yang dievakuasi dikonfirmasi sebagai kasus coronavirus Wuhan ke-11 di Taiwan
Menteri Kesehatan Chen Shih-chung (陳時中) (tengah) mengonfirmasi, kasus coronavirus Wuhan ke-11 di Taiwan adalah warga yang dievakuasi dari Wuhan

(Taiwan, ROC) - Taiwan pada Selasa malam melaporkan kasus Coronavirus Novel 2019 ke-11. Terinfeksi penyakit yang juga dikenal sebagai Pneumonia Wuhan itu dikonfirmasi sebagai salah satu dari 247 warga yang dievakuasi dari kota Wuhan di Daratan Tiongkok sehari sebelumnya.

Melalui suatu acara temu pers, Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Chen Shih-chung (陳時中) mengatakan, berita tentang dikonfirmasinya satu kasus lagi tidak sepenuhnya tak terduga.

Pemerintah akan melakukan segalanya untuk membantu masyarakat kembali ke kehidupan normal, kata Chen.

Menurut Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC), korban terakhir adalah satu dari tiga penumpang yang menunjukkan gejala Pneumonia Wuhan saat tiba di Bandara Internasional Taoyuan Senin malam melalui penerbangan charter China Eastern Airlines.

Satu darinya ditemukan menderita demam, dua lainnya menderita sakit tenggorokan. Mereka segera dilarikan ke bangsal isolasi rumah sakit, sementara pengungsi lainnya dikarantina di tiga fasilitas terpisah di Taiwan.

Pada hari Selasa, satu dari tiga orang tadi dikonfirmasi telah tertular virus 2019-nCoV, dan dua lainnya dinyatakan negatif. Dengan demikian, jumlah kasus Coronavirus Novel di Taiwan bertambah menjadi 11.

CECC mengatakan setiap orang yang telah dikarantina akan diambil suhunya dua kali sehari selama periode karantina 14 hari, dan akan dikirim ke rumah sakit jika mereka menunjukkan gejala yang dicurigai sebagai coronavirus tipe baru.

Hingga Selasa malam, lebih dari 400 orang telah meninggal karena Pneumonia Wuhan, dan lebih dari 20.000 telah terinfeksi, sebagian besar di Daratan Tiongkok.

Komentar

Terbarumore