(Taiwan, ROC) – Guna mencegah merebaknya penyakit Pneumonia Wuhan ke Amerika, Pusat Pencegahan Penyakit Menular Amerika Serikat pada hari Jumat tanggal 31 Januari waktu setempat mengumumkan para penumpang asal Wuhan Daratan Tiongkok wajib dikarantina selama 14 hari. kok, di waktu yang bersamaan maskapai penerbangan American Airlines, Delta Airlines dan United Airlines segera mengumumkan penghentian seluruh penerbangan dari dan ke Daratan Tiongkok.
Hingga berita ini diturunkan, penyakit Pneumonia Wuhan yang diakibatkan oleh Koronavirus Baru 2019, telah mengakibatkan lebih dari 10 ribu orang terkontaminasi, lebih dari 200 orang yang meninggal dunia, sementara untuk Amerika sendiri kini telah ada 6 kasus positif tertular Koronavirus, termasuk di dalamnya adalah kasus penularan antar sesama manusia. Untuk mengantisipasi semakin merebaknya penyakit terkait, ada 195 orang penumpang yang baru saja tiba di Amerika, diwajibkan untuk dikarantina selama 14 hari dan dipantau kondisi kesehatannya.
Senator Tom Colton juga telah berulang kali memberikan cuitan di dalam akun Twitternya, mengimbau pemerintah Amerika dapat segera mengeluarkan larangan kunjungan wisata. Hal ini juga dilakukan oleh senator Ted Cruz, yang menyampaikan permintaan larangan kunjungan wisata pada tanggal 31 Januari waktu setempat.
Pihak WHO, pada hari Kamis tanggal 30 Januari mengumumkan jika penyakit Pneumonia Wuhan telah dikategorikan dalam “Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia” atau Public Health Emergency of International Concern yang disingkat dengan PHEIC. Kementrian Luar Negeri Amerika juga telah meningkatkan tingkat kewaspadaan hingga level ke 4 yang tertinggi untuk kunjungan ke Daratan Tiongkok, yang berarti “Jangan Berkunjung” atau “Do not travel”.