(Taiwan, ROC) – Merujuk kepada data statistik yang diluncurkan oleh Pusat Pengontrolan Epidemi Penyakit pada hari Selasa tanggal 28 Januari menyebutkan jika di Taiwan telah tercatat ada sebanyak 8 pasien penderita penyakit Pneumonia Wuhan, dan di antara mereka ada yang terkontaminasi antar anggota keluarga yang tinggal dalam satu rumah. Hal ini tentu telah memicu perhatian publik, banyak yang bertanya apakah pihak pemerintah akan segera menaikkan level kewaspadaan epidemi dalam negeri? Namun Perdana Menteri Su Tseng-chang pada hari Rabu tanggal 29 Januari menyampaikan jika kondisi dalam negeri saat ini, belum sampai tahapan untuk menaikkan level kewaspadaan terhadap penyakit terkait.
PM Su Tseng-chang pada hari Rabu pagi tanggal 29 Januari juga melakukan sidak ke Pusat Pengontrolan Epidemi Penyakit, dan saat ditanya oleh wartawan berkenaan dengan kemungkinan menaikkan level kewaspadaan epidemi, Su Tseng-chang menjawab jika kasus ke 8 yang dilaporkan tersebut, memang benar dikarenakan adanya kontak interaksi antar anggota keluarga, yakni dari istri ke suami, dan terjadi di dalam rumah, untungnya pihak medis segera mendapatkan informasi kondisi penyebaran tersebut, sehingga dapat segera ditangani.
PM Su Tseng-chang mengutarakan jika merujuk kepada pendapat para pakar ahli, kasus ke 8 tersebut bukanlah kasus penularan dalam kawasan dan bukan tidak diketahui asal muasalnya, oleh sebab itu, level kewaspadaan masih belum perlu dinaikkan ke tingkatan yang lebih tinggi, agar masyarakat umum tidak ikut panik dan cemas berlebihan.