History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pejabat PBB Tidak Menggunakan Aplikasi WhatsApp Karena Dicurigai Adanya Kebocoran Data

  • 25 January, 2020
  • 曾秀情
Pejabat PBB Tidak Menggunakan Aplikasi WhatsApp Karena Dicurigai Adanya Kebocoran Data
WhatsApp (foto pixabay)

(Taiwan, ROC) – Juru Bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB, Farhan Hag pada hari Kamis tanggal 23 Januari waktu setempat menyampaikan jika para pejabat di PBB tidak menggunakan aplikasi jenis WhatsApp karena aplikasi tersebut dicurigai sebagai aplikasi yang tidak aman.

     

Pakar ahli PBB khusus pada tanggal 22 Januari menuding aplikasi WhatsApp yang berada di bawah perusahaan Facebook, khususnya yang berada di kawasan Saudi Arabia, disebutkan masuk ke dalam telepon seluler atau HP milik boss Washington Post, Jeff Bezos, yang juga adalah pendiri perusahaan Amazon.com Inc.

     

Para pakar ahli ini berpendapat jika sebegitu mereka mendapatkan informasi tersebut, Raja Mohammed bin Salman, disebutkan berkemungkinan adalah salah satu pelaku atau hacker telepon HP milik Jeff Bezos pada tahun 2018.

     

Para pakar ahli tersebut segera meminta Amerika dan beberapa instansi lainnya untuk dapat segera melakukan pemeriksaan lebih mendetail. Rujukan yang mereka pergunakan adalah laporan data informasi yang diberikan oleh perusahaan FTI Consulting. Adapun pembajakan terhadap HP milik Jeff Bezos adalah berkaitan dengan munculnya video yang memuat konten yang tidak sopan dan berkategori parah.

     

Merujuk pada laporan dari media Reuters, Juru Bicara Perserikatan Bangsa-Bangs Farhan Hag, pada tanggal 23 Januari saat ditanya tentang apakah Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres sempat melakukan kontak hubungan melalui WhatsApp dengan pihak kerajaan Saudi, Farhan Hag menjawab jika para pejabat PBB sebelumnya juga telah mendapatkan informasi berkenaan dengan ketidaklayakkan penggunaan aplikasi WhatsAppp, dan tidak dikategorikan sebagai aplikasi yang aman. Fargan Hag mengatakan, “Oleh sebab itu, saya kira Sekjen tidak akan menggunakannya”.     

Pihak pejabat PBB pada bulan Juni tahun lalu telah mendapatkan instruksi untuk tidak menggunakan aplikasi WhatsApp.

     

Saat pihak WhatsApp ditanya berkenaan dengan pernyatan yang diluncurkan oleh PBB, WhatsApp menjawab jika pihaknya memberikan pelayanan dan keamanan nomor satu terhadap para penggunanya.

Komentar

Terbarumore