History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Far Eastern Dicabut Ijinnya Wakil Menteri Transportasi : Masalah Besar yang Tengah Didiskusikan dengan CAA

  • 20 December, 2019
  • 曾秀情
Far Eastern Dicabut Ijinnya  Wakil Menteri Transportasi : Masalah Besar yang Tengah Didiskusikan dengan CAA
Wakil Menteri Transportasi, Wang Guo-tsai

(Taiwan, ROC) -- Terkait dengan apakah akan membatalkan ijin dari perusahaan penerbangan Far Eastern, Wakil Menteri Transportasi, Wang Kwo-tsai tanggal 20 Desember menyampaikan, ini adalah sebuah masalah besar, untuk itu masih akan dimusyawarahkan dengan Administrasi Penerbangan Sipil (Civil Aeronoutics Administration/CAA).

Perusahaan Penerbangan Far Eastern yang tanggal 12 Desember 2019 kemarin tanpa pemberitahuan terlebih dulu menghentikan penerbangan, untuk itu CAA segera mengeluarkan pemberitahuan pembatalan ijin, dan sehari setelahnya CEO Far Eastern, Zhang Gang-wei (張綱維) baru muncul dan mengumumkan bahwa ini hanyalah kesalahpahaman belaka dan segera mengajukan surat penjelasan pada CAA, berharap CAA mencabut kembali pembatalannya. Namun Menteri Transportasi, Lin Chia-lung beberapa hari setelahnya menyampaikan bahwa pihak Far Eastern masih belum memberikan penjelasan dan juga tidak melakukan tindakan yang tulus untuk menyelesaikan masalah ini.

Wang Kwo-tsai mengatakan, “Yang saya pahami, sebenarnya pada pukul 5 sore 18 Desember harus berakhir, tetapi hingga pukul 2 sore Far Eastern kembali lagi memberikan penjelasan tambahan. Untuk itu tim pengacara Administrasi Penerbangan Sipil (CAA) membahas penjelasan tambahan ini, dan ini adalah hasil pembahasan yang paling akhir ini, apabila dia terus melanjutkan maka tidak bisa memberikan laporan pada kementerian transportasi, apabila ingin membatalkan ijin maka harus memberikan laporan dan mendapatkan persetujuan dari kementerian transportasi.”

Wang Kwo-tsai juga membeberkan bahwa ia tidak melihat ketulusan dari Far Eastern dalam memberikan tambahan penjelasan, tetapi pembatalan ijin merupakan masalah besar dan harus benar-benar didiskusikan. Wang Kwo-tsai mengatakan, ”Kunci permasalahan adalah pemberhentian penerbangan tanpa pemberitahuan terlebih dulu, sehari sesudahnya baru mengatakan ini hanyalah kesalahpahaman belaka, apakah demikian dapat diterima? sebelumnya kami telah melakukan eksploitasi, apakah pengelolaan keuangan Far Eastern ada perbaikan? dan masih banyak lagi faktor-faktor penting sebagai penilaian. Untuk itu mereka dengan sangat serius melakukan pembahasan secara internal, karena ini merupakan masalah yang sangat besar.”

Selain itu, untuk mengatasi kekurangan transportasi udara akibat penghentian penerbangan Far Eastern, CAA selain beberapa hari lalu telah melakukan negosiasi dengan Mandarin Airlines dan Uni Air untuk menambah jadwal penerbangan hingga akhir tahun ini serta merencanakan penambahan jadwal penerbangan gelombang kedua untuk masa liburan tahun baru imlek mendatang. Wang Kwo-tsai menegaskan, apabila angkutan udara tidak mencukupi CAA juga telah membicarakannya dengan China Airlines dan Eva Airlines, untuk kesediaan mereka memberi bantuan agar dapat menjamin tersedianya penerbangan pulang kampung bagi masyarakat yang ingin merayakan tahun baru imlek bersama keluarga. Wang Kwo-tsai juga mengemukakan bahwa CAA telah membicarakan ini dengan instansi pertahanan keamanan nasional.

Komentar

Terbarumore