(Taiwan, ROC) -- Untuk menarik semakin banyak tenaga berbakat asal negara-negara yang menjadi target kebijakan baru ke arah selatan untuk melanjutkan pendidikannya di Taiwan, Kementerian Pendidikan akan memperluas kelas belajar dan industri, membuka pendftaran bagi mahasiswa semester keempat atau lulusan kejuruan untuk mengecap pendidikan dengan sebelumnya belajar 2 tahun di strata 1 baru kemudian meneruskan ke strata 2 dan 3.
Departemen Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan tanggal 13 Desember mengemukakan, “program magister negara kebijakan baru ke arah selatan” diperkiraan akan diberlakukan tahun 2020, sekitar 300 pelajar dengan mengutamakan pelajar unggul dari negara-negara yang kebijakan baru ke arah selatan, sudah menegosiasikan dengan Vietnam belum lama lalu. Untuk merangsang agar universitas Taiwan menerapkan program ini, Kementerian Pendidikan akan memberikan tambahan bea siswa, dan akan mengadakan dana anggaran untuk tahun 2020
Kalau sebelumnya program magister menerima lulusan strata 1, pada sistem saluran baru ini memungkinkan universitas untuk merekrut pelajar asing meneruskan 2 tahun kuliah di strata 1 dan memiliki kesempatan untuk meneruskan ke strata 2 bahkan hingga ke strata 3.
Dari inventarisasi saluran perekrutan murid Kementerian Pendidikan, direncanakan dengan cara negosiasi pemerintah dengan pemerintah menghimbau lulusan kejuruan atau pelajar tingkat 3 unggulan yang direkomendasikan dari negara kebijakan baru ke arah selatan untuk melanjutkan kuliahnya di Taiwan, menarik akademis potensial yang berbakat sebagai tata letak industri-industri utama Taiwan berikutnya.
Taiwan telah memilikki program magister perindustrian seperti universitas Chiao Tung telah menandatangani kerja sama dengan 3 universitas politeknik di India, mengirim 32 pelajar pada industri semi konduktor, berharap setelah lulus dapat dipekerjakan di perusahaan Taiwan. Universitas Naisonal Taiwan juga bekerja sama dengan jurusan teknik sipil universitas Hanoi, banyak lulusan yang bekerja di perusahaan Taiwan yang berada di Vietnam.