History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Konferensi Penandatangan UNFCCC ICDF Berbagi Pengalaman Bantuan Masalah Banjir di Belize

  • 13 December, 2019
  • 曾秀情
Konferensi Penandatangan UNFCCC   ICDF Berbagi Pengalaman Bantuan Masalah Banjir di Belize
Ketua EPA Hsieh Tzi-chin (kanan 1) tanggal 8 Desember bersama dengan Menteri Pelestarian Lingkungan Eswatini, Moses Vilakati (kiri 1)

(Taiwan, ROC) -- Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFCCC) yang setiap tahunnya menyelenggarakan Konferensi Penandatangan (COP) tahun ini COP ke-25 berlangsung di Madrid, ibukota Spanyol mulai tanggal 2 hingga 13 Desember, Kementerian Luar Negeri dengan bendera Yayasan Pengembangan Persatuan Bangsa-Bangsa, Biro Klimatologi Sentral-Kementerian Transportasi, Biro Perindustrian-Kementerian Ekonomi, Institut Teknologi Industri, Dewan Pertanian Yuan Eksekutif, Aliansi Mom Loves Taiwan dan organisasi terkait lainnya menggunakan kesempatan ini mengadakan pertemuan untuk menyampaikan suara hati.

Kepala Dewan Pelestarian Lingkungan, Chang Tzi-chin (張子敬) tanggal 12 Desember ketika diwawancarai oleh wartawan dari CNA menyampaikan, meskipun tidak dapat masuk dan turut dalam sidang konferensi, tetapi telah berinteraksi dengan pejabat-pejabat dari perwakilan berbagai negara selama beberapa tahun ini di luar arena. Selain negara yang memiliki hubungan diplomatik, juga melakukan pertemuan dengan Uni Eropa, Swis, Jerman dan negara lainnya yang turut dalam ajang ini, tiap-tiap negara sangat memperhatikan cara kerja Taiwan dalam mengantisipasi perubahan cuaca, dan Taiwan juga dengan senang hati membantu negara-negara yang memerlukan bantuan.

Chang Tzi-chin dalam wawancara khusus media lokal “Harian ABC” menjelaskan, sumber energi dan kebijakan pengurangan karbon Taiwan serta bagaimana menghadapi tekanan dari Daratan Tiongkok sehingga tidak dapat berpartisipasi dalam konferensi UNFCCC. Chang Tzi-chin menyampaikan, dalam upaya pengurangan karbon, Taiwan mungkin masih memilikki banyak kekurangan tetapi Dewan Pelestarian Lingkungan memiliki banyak pengalaman dalam pencegahan polusi air, dikedepannya pajak karbon juga akan diberlakukan dalam upaya pengurangan karbon. Sedangkan Germanwatch yaitu sebuah organisasi non pemerintah Jerman mengumumkan Indek Penampilan Perubahan Cuaca (Climate Change Performance Index – CCPI) di mana Taiwan berada di urutan ke 3, angka ini merupakan angka terburuk dalam sejarah, Chang Tzi-chin mengemukakan, penilaian ini menggunakan data yang bukan bersumber dari pemerintah Taiwan, untuk mendapatkan penilaian yang adil Chang berencana akan mengundang pakar dari Germanwatch datang ke Taiwan, melihat dan mengalami langsung hasil pengurangan karbon di Taiwan.

Selain itu, Yayasan Pengembangan dan Kerjasama Internasional (International Cooperation and Development Fund-ICDF) di bawah bendera Kementerian Luar Negeri yang bertanggung jawab akan bantuan pengembangan luar negeri yang juga agresif turut berpartisipasi, dalam pertemuan di luar sidang UNFCCC ini Taiwan berbagi pengalaman pemberian bantuan satelit perkiraan dini bencana sehingga Belize memerangi masalah air dan menjamin keselamatan rakyatnya. Belize adalah sahabat diplomatik Taiwan di benua Amerika Tengah yang selama beberapa tahun terakhir kerap kali menghadapi bencana banjir, dengan bantuan sistem satelit perkiraan yang diberikan Taiwan telah berhasil menyelamatkan banyak nyawa rakyat dan juga mengurangi kerugian yang dialami Belize.

Wakil sekjen ICDF, Shi Li-jun membeberkan, satelit yang merekam peta bumi memperlihatkan bagian atau kawasan mana yang mudah terkena banjir, data ini dipadukan dengan sistem perkiraan dini. Pengalaman yang dibagikan lainnya adalah budidaya ikan bandeng Taiwan yang pernah membantu Kiribati dalam budidaya dan pengembangan benih ikan, contoh keberhasilan ini juga membuat tidak sedikit negara-negara di Samudera Pasifik yang berminat.

Komentar

Terbarumore