(Taiwan, ROC) -- Menteri Transportasi Lin Chia-lung hari Jumat (13/12) pagi menerima wawancara terkait masalah dihentikannya penerbangan Far Eastern Air Transport tanpa pemberitahuan di muka, Lin Chia-lung mengemukakan, Kementerian Transportasi telah menggerakkan mekanisme kontigensi pada saat pertama terjadi, selain mendiskusikan dengan penerbangan lainnya, berusaha secepatnya mengatur 500 lebih wisatawan kembali ke Taiwan ; juga meminta Biro Penerbangan Sipil dan Biro Pariwisata untuk membantu memesankan tiket penerbangan bagi wisatawan maupun biro perjalanan, sedapat mungkin menekan kerugian yang diakibatkan dari kasus ini ; bersamaan dengan itu juga menegosiasikan jaminan dan hak dari pegawai Far Eastern Air Transport, terkait dengan transportasi akhir tahun dan semasa tahun baru imlek mendatang, terutama untuk mereka yang berada di luar pulau yang tentu mendapatkan pengaruh yang besar seperti Kinmen dan Penghu, Biro Penerbangan Sipil juga akan menegosiasikan dengan perusahaan penerbangan lainnya untuk menambah jadwal penerbangan atau penggunaan jenis pesawat yang besar.
Lin Chia-lung mengemukakan, selama 2 tahun terakhir ini kementerian transportasi secara khusus melakukan pemeriksaan keuangan dan juga sistem keamanan terbang Far Eastern, juga merencanakan untuk membentuk “akun kredibilitas konsumen” untuk mengantisipasi terjadi situasi yang tidak diinginkan, sehingga tidak akan ada masalah dalam pengembalian tiket dan ganti rugi. Lin Chia-lung selain mengimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir, selain itu juga meminta Far Eastern bertanggung jawab pada masyarakat sosial dan hukum.
Lin Chia-lung mengatakan, “Untuk itu terkait langkah selanjutnya hingga pengembalian tiket atau ganti rugi, juga meminta masyarakat umum untuk tidak perlu terlalu khawatir terhadap masalah ini, kami juga mengimbau penanggung jawab perusahaan penerbangan Far Eastern harus keluar muka dan memberikan penjelasan pada masyarakat umum, Far Eastern seharusnya menanggung semua tanggung jawab hukum pada masyarakat sosial. Kementerian Transportasi juga akan memperkuat pemantauan pengelolaan, memastikan hak dari pegawai dan konsumen.”
Lebih lanjut Lin Chia-lung mengatakan, Kementerian Transportasi sebelumnya sudah merasakan adanya kejanggalan dari pengoperasi Far Eastern seperti chairman yang merangkap sebagai general manajer, belum lagi pemotongan tiket yang dilakukan hingga satu tahun ke belakang, untuk itu kementerian transportasi juga telah memperketat pemantauan penjualan tiket dan keamanan penerbangan dari Far Eastern ; masalahnya adalah beberapa tahun terakhir ini keuangan di bawah pimpinan chairman Far Eastern, Chang Gang-wei tidak transparan. Namun berhubung maskapai penerbangan berkaitan dengan hak dan kepentingan umur orang banyak untuk itu Kementerian Transportasi harus menanganinya dengan sangat hati-hati.