History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jamuan Malam Taiwan di Tengah Pelaksanaan Konferensi COP25

  • 09 December, 2019
  • 尤繼富
Jamuan Malam Taiwan di Tengah Pelaksanaan Konferensi COP25
Jamuan Malam Taiwan di Tengah Pelaksanaan Konferensi COP25

(Taiwan, ROC) --- Konferensi Perubahan Iklim COP25 tengah digelar di Madrid. Pada tanggal 8 Desember 2019, Kantor Perwakilan ROC di Spanyol menggelar jamuan makan malam, guna menyambut delegasi Taiwan dan perwakilan negara-negara sahabat, dengan total 250 tamu. Ketua Ditjen Perlindungan Lingkungan, Chang Tzi-chin (張子敬) dalam pidatonya menyampaikan bahwa kebijakan pengurangan emisi karbon yang ditetapkan oleh Taiwan telah membuahkan hasil.

Jamuan makan malam guna menyambut delegasi Taiwan dalam partisipasi COP25 digelar di Hotel Meliã Castilla pada tanggal 8 Desember 2019 malam. Beberapa petinggi juga hadir dalam resepsi ini; anggota legislator Partai Progresif Demokratik (DPP) Karen Yu (余宛如), Yeh Yi-jin (葉宜津) dan Mary Chen (陳曼麗). Selain itu, delegasi dari negara-negara sahabat juga turut dalam jamuan malam ini, di antaranya perwakilan dari Republik Nauru, Kepulauan Marshall, Haiti, Honduras, Saint Vincent dan Grenadine, Jepang dan Italia.

Perwakilan Taiwan di Spanyol, Liu Li-de (劉德立), dalam pidatonya menyampaikan Taiwan berkomitmen untuk memerangi perubahan iklim. Pada tahun 2015, Taiwan juga telah meloloskan kebijakan manajemen pengurangan gas rumah kaca. Di tahun 2017, juga telah menerapkan program pengembangan finansial yang ramah lingkungan. Taiwan mempunyai kemampuan untuk berkontribusi dalam melawan fenomena pemanasan global. Negara-negara di dunia sudah seharusnya mendukung partisipasi Taiwan dalam Konvensi Kerangka Kerja Sama Perubahan Iklim, yang sudah seharusnya berjalan secara profesional dan pragmatis.

Ketua Ditjen Perlindungan Lingkungan, Chang Tzi-chin menyampaikan Taiwan merupakan salah satu dari sedikit negara di dunia yang telah melegalkan target pengurangan emisi karbon dalam jangka panjang. Penerapan manajemen suhu juga telah diberlakukan selama 4 tahun belakangan ini. Hal-hal tersebut menjadi kunci keberhasilan Taiwan dalam mengurangi pembuangan emisi karbon. Chang Tzi-chin menekankan Taiwan juga tengah mendorong sumber energi terbarukan dan lahan energi lepas pantai skala komersial pertama telah diresmikan bulan lalu. Ke depannya, Taiwan akan bekerja sama dengan pengusaha kipas terbesar di Spanyol, yakni Siemens Gamesa. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan proporsi energi terbarukan di tahun 2025, yang rencananya akan berjumlah 20%.

Komentar

Terbarumore