(Taiwan, ROC) -- Pemerintah Jepang hari ini (3/12) menyampaikan persetujuan membeli pulau Make Shina sebuah pulau yang tak berpenghuni di sebelah barat daya Jepang dengan harga 16 miliar Yen (sekitar NTD 4,46 milyar), pulau akan dibangun untuk menempatkan pelatihan militer Amerika Serikat di Jepang.
Pemerintah Jepang dan Amerika Serikat pada tahun 2011 telah mencapai kesepakatan untuk memindahkan pusat pelatihan Amerika Serikat ke pulau Make Shina yang berada sekitar 30 km di sebelah barat daya Jepang
Sekretaris Jenderal Kabinet, Yoshihide Suga mengemukakan, Kementerian Pertahanan Jepang berdiskusi dengan mayoritas pemilik pulau Make Shina, dan berhasil mendapat kesepakatan untuk membeli pulau tersebut bulan November lalu.
Pelatihan penerbangan militer Amerika Serikat yang tengah berlangsung di pulau Iwo Jima, terletak sekitar 1200 km dari selatan Tokyo, pulau Iwo Jima merupakan ajang penting dalam perang dunia kedua. Pihak Amerika Serikat menyebutkan bahwa pulau Iwo Jima terlalu jauh dari pangkalan militer Amerika Serikat di kota Iwakuni yang terletak di Jepang Barat, untuk itu meminta di relokasi.
Yoshihide Suga menyampaikan, pada awalnya pulau ini dibangun sebagai landasan untuk perlengkapan pelatihan militer, tetapi ia menambahkan berhubung perlahan-lahan hingga sekarang bisa mendapatkan tanah ini, untuk detail lebih lanjut ia tidak bersedia membocorkan.
Keterbatasan militer Jepang, selama jangka panjang ini Jepang sangat bergantung pada Amerika Serikat dan berada di bawah kerangka Aliansi Keamanan Bilateral AS-Jepang. Presiden AS Donald Trump telah berulang kali menegaskan bahwa Jepang harus berbagi menanggung biaya pertahanan dengan sekutu-sekutu AS
Penduduk dekat pulau Make Shina mengemukakan, mereka khawatir kehidupan mereka akan terganggu dengan suara-suara pesawat tempur saat mereka berlatih.