(Taiwan, ROC) – Biro Asuransi Kesehatan Nasional di bawah Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan beberapa hari lalu mengumumkan hasil jajak pendapat “Tingkat Kepuasan Masyarakat terhadap layanan medis dan hak berobat”. Dari jajak pendapat memperlihatkan, tingkat kepuasan masyarakat Taiwan terhadap Asuransi Kesehatan Nasional mencatat rekor tertinggi sejarah yaitu 87,7%, sedangkan tingkat kepuasan terhadap layanan medis hanya sekitar 30% tetapi tingkat ketidakpuasannya mengalami penurunan.
Taiwan telah menerapkan sistem Asuransi Kesehatan Nasional selama 24 tahun, tidak saja mendapat pujian dari dunia internasional, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan beberapa hari lalu dalam rapat “Penelitian Pengembangan Inovasi Tata Kelola Data Layanan Askes” membahas hasil jajak pendapat “Tingkat Kepuasan Masyarakat terhadap layanan medis dan hak berobat”
Lin Kuan-chia, ketua Institut Manajemen Medical dari National Yang Ming University, yang bertanggung jawab atas survei tingkat kepuasan menyampaikan, tingkat kepuasan asuransi kesehatan nasional dari tahun 2015 sudah menembus angka 80%, meskipun untuk tahun 2019 ada 8,1% masyarakat yang tidak puas, tetapi tingkat kepuasan 89,7% sudah mengoreskan sejarah tertinggi terbaru. Lin Kuan-chia mengatakan, “Sebenarnya tingkat kepuasan ini sedikit banyak dipengaruhi dengan biaya asuransi kesehatan nasional, yang dimaksud biaya di sini adalah tingkat perbandingan biaya yang ditanggung pemakai, namun jika dilihat secara keseluruhan, saya merasa ada perbedaan yang jelas untuk bagian masyarakat, bagian perawat dan dokter, pada tingkat kepuasan pada bagian masyarakat selalu tinggi.”
Sebenarnya tingkat kepuasan perawat terhadap asuransi kesehatan nasional juga harus ditingkatkan; penanggung jawab survei tingkat kepuasan untuk bagian dokter yang diserahkan pada wakil professor Pusat Penelitian Kebijakan Kesehatan National Taiwan University, Dong Yu-qi menyampaikan, tingkat kepuasan dokter barat tahun 2017 lalu sebesar 17,3% mengalami peningkatan besar pada tahun 2019 menjadi 33,7%, ia menyampaikan, tingkat kepuasan askes dari dunia kedokteran sebenarnya berkaitan erat dengan sistem pendukung dan sistem lainnya. sementara Kepala Biro Asuransi Kesehatan mengemukakan, asuransi kesehatan nasional sudah memasuki kampus, mempromosikan askes nasional dan memperkenalkan jenjang perawatan medis, tabungan kesehatan, informasi medis melalui komputasi awan, dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan kesadaran asuransi yang baik dan benar.
Jajak pendapat yang dilakukan dari 1 Juli hingga 10 September, survei melalui telpon rumah dan telepon genggam sebanyak 7.234 responden yang valid (6230 telepon rumah, 502 telepon genggam dan 502 via internet)