(Taiwan, ROC) -- Pameran Teknologi Finansial Taipei 2019 (FinTech Taipei 2019) digelar di Taipei hari ini (29/11), Presiden Tsai Ing-wen yang secara khusus hadir dan menyempatkan diri mengunjungi beberapa booth pameran. Dalam kata sambutan, Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, dalam situasi Hongkong dan perang dagang Daratan Tiongkok dan Amerika Serikat, menjadikan Taiwan sebagai pusat penempatan modal perusahaan di Benua Asia dan lebih perdagangan dan finansial benua Asia, dan dengan langkah perlonggaran peraturan sehingga banyak orang Taiwan yang mengirim kembali investasinya pulang ke Taiwan, warga Taiwan dapat selangkah lebih maju dalam mengelola uang dari warga Taiwan. Selain itu dikedanpnya jaua akan mendirikan mekanisme jaminan pembiayaan nasional untuk memfasilitasi promosi pembangunan ekonomi utama.
Pameran Teknologi Finansial Taipei 2019 merupakan acara akbar paling penting Taiwan, menghimpun beragam sumber produk fintech, pembelajaran, penelitian dan inovasi nasional, pameran Fintech yang perdana diselenggarakan tahun lalu sempat menarik lebih dari 32 ribu pengunjung. Tahun ini jumlah peserta pameran semakin meningkat, lebih dari 240 perusahaan turut andil, ada 13 diantaranya bertaraf nasional atau kawasan wilayah, 100 lebih inovasi yang didatangkan dari luar negeri untuk turut berpartisipasi dalam pameran di Taipei serta 5 lainnya adalah unicorn bersama dari Ingris dan Amerika.
Presiden Tsai Ing-wen yang hadir dalam acara pameran FinTech Taipei 2019 tanggal 29 November, dalam kata sambutannya beliau mengemukakan, dari situasi perkembangan perang dagang Amerika Serikat dan Daratan Tiongkok serta situasi Hongkong, semua ini memberikan peluang sekaligus tantangan bagi perkembangan manufaktur Taiwan, tetapi pemerintah juga memiliki target, yaitu ingin menjadikan Taiwan sebagai pusat penempatan dana investasi benua Asia dan pusat manajemen lanjutan. Untuk memberikan dukungan bagi investor Taiwan dan pengusaha lintas negara datang ke Taiwan, melakukan penempatan dana investasi, untuk 4 tahun selanjutnya akan memperlonggar DBU (Domestic Bank Unit) dan batasan aliran dana investasi OBU (Offshore Bank Unit), mengurangi persyaratan membuka rekening OBU dan memperlonggar batasan pengembalian dana investasi ke Taiwan, menambah kemudahan penggunaan dana investasi. Presiden Tsai Ing-wen mendukung sepenuhnya upaya dari FSC, menegaskan akan memperkuat pengelolaan investasi yang ditransfer pulang ke Taiwan agar orang Taiwan dapat mengelola uang orang Taiwan sendiri.