History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kasus Spionase Wang Li-qiang, MOFA: Akan Menggalang Kerja Sama Dengan Australia dan Amerika Serikat

  • 26 November, 2019
  • 尤繼富
Kasus Spionase Wang Li-qiang, MOFA: Akan Menggalang Kerja Sama Dengan Australia dan Amerika Serikat
Kasus Spionase Wang Li-qiang, MOFA: Akan Menggalang Kerja Sama Dengan Australia dan Amerika Serikat

(Taiwan, ROC) --- Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) menegaskan bahwa pihaknya akan memperhatikan dengan cermat, perihal adanya kemungkinan intervensi Daratan Tiongkok terhadap pelaksanaan pemilu Taiwan. Taiwan juga bersedia menggalang kerja sama dengan Australia, Amerika Serikat dan negara sepaham lainnya, untuk memerangi penyebaran informasi palsu; termasuk niat dari Negeri Tirai Bambu untuk mengganggu pelaksanaan pesta demokrasi di Taiwan.

Menanggapi kasus "Wang Li-qiang", Juru Bicara MOFA, Joanne Ou (歐江安) menyampaikan Taiwan akan memainkan peran pentingnya sebagai sosok negara yang mendukung prinsip demokrasi. Taiwan akan bekerja sama dengan negara yang memiliki paham serupa, guna melawan sistim otoriter. Taiwan membuka kedua tangannya untuk menggalang diskusi dan berbagi pendapat dengan anggota Indo-Pasifik lainnya. Pemerintah di lain pihak, akan terus melindungi sistim demokrasi yang didapat dengan susah payah ini. Taiwan akan berperan aktif mempertahankan prinsip kebebasan dan melindungi kepentingan warganya dari segala bentuk ancaman otoriter.

Joanne Ou menambahkan seluruh pihak yang memiliki impian yang sama, harus bersatu dan bekerja sama menggagalkan setiap bentuk tekanan, yang dikerahkan oleh kekuatan asing.

Jaonne Ou mengatakan, "Kami telah menguasai perkembangan informasi yang relevan. Kami juga telah menerapkan langkah guna mencegah serangan dari Daratan Tiongkok, yang mencoba mengganggu pesta demokrasi Taiwan. Kami bersedia menggalang kerja sama dengan negara-negara yang memiliki paham serupa; termasuk Australia dan Amerika Serikat. Bersama-sama memberantas penyebaran informasi palsu, terutama menghadapi berbagai serangan dari luar; termasuk tindak tanduk Daratan Tiongkok, yang hendak menyusup dan mengganggu sistim demokrasi pemerintahan Taiwan. Kami akan memastikan bahwa hasil pemilu presiden dan anggota legislator mendatang, merupakan cerminan dari opini masyarakat Taiwan" .

Media kembali mempertanyakan status kerja sama antar pihak Taiwan dengan Australia, guna menyelesaikan polemik ini. Joanne Ou menyampaikan bahwa wewenang untuk menerima dan bertukar informasi berada di pihak Biro Pertahanan Nasional (NSB).

Selain itu, hadirnya Wakil Menteri Luar Negeri MOFA, Hsu Szu-chien (徐斯儉) dalam program yang menayangkan "Spionase Wang Li-qiang", menimbulkan kontroversi dari pihak luar. Beberapa pihak menilai bahwa pemerintah Taiwan telah mengetahui berita ini sebelumnya. Menanggapi tudingan tersebut, Joanne Ou membenarkan bahwa Hsu Szu-chien pernah diwawancarai oleh media Australia. Dan dalam wawancara tersebut, Hsu Szu-chien tidak pernah bertemu dengan sosok Wang Li-qiang. Munculnya Hsu Szu-chien dan Wang Li-qiang dalam 1 program, hanya-lah masalah teknis penyuntingan gambar semata.

Komentar

Terbarumore