History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Platform SATU Mengintegrasikan 110 Universitas Dari 10 Negara

  • 25 November, 2019
  • 鄭蕙玲
Platform SATU Mengintegrasikan 110 Universitas Dari 10 Negara
platform SATU tahun ini dilaksanakan oleh Universitas Malaysia Sabah

(Taiwan, ROC) 98 Universitas dari 9 negara mempersiapkan platform “Presidents' Forum of Southeast Asia and Taiwan Universities yakni suatu forum rektor universitas Taiwan, Asia Tenggara dan Asia Selatan (SATU), sementara ini dilaksanakan oleh Universitas Malaysia Sabah. Presidents' Forum of Southeast Asia and Taiwan Universities berdiri semenjak tahun 2003, beranggotakan universitas dari Brunei Darussalam, India, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina dan Taiwan untuk melakukan pertukaran pelajar internasional dan penelitian akademis antar perguruan tinggi Taiwan, Asia Tenggara dan Asia Selatan, sementara perwakilan Taiwan akan dihadiri oleh Rektor Su Huey-Jen(蘇慧貞) dari National Cheng Kung University (NCKU).

NCKU menjadi kesekretariatan SATU pada hari Senin ini (25/11) menyampaikan, NCKU dalam forum pertemuan mengangkat hasil pelaksanaan tahun ini, dalam program penelitian bersama pada tahun ini ada 97 permohonan, diantaranya terdapat 61 permohonan yang berhasil dilaksanakan, mencatat rekor terbanyak, pihaknya bersedia untuk menganggarkan lebih banyak dana untuk program penelitian bersama untuk menarik semakin banyak profesor turut berpartisipasi.   

Dalam pertemuan juga mengundang pelajar dari tim kompetisi sukses “Smart 2.0” untuk membagikan hasil inovasi sukses yang melampaui batasan kendala saling berlomba dengan tim kompetisi melalui platform SATU berlomba dengan pelajar asal dari Vietnam, Thailand, India maupun Taiwan. Profesor NCKU , Wang Hsiao-wen mengatakan, platform SATU akan terus berkembang, sementara masih ada 12 universitas dari Kamboja dan India yang melakukan permohonan untuk ikut bergabung, diprakirakan sebelum akhir tahun ini, jumlah anggota bisa mencapai 110 universitas dari 10 negara.

Wang Hsiao-wen mengatakan, “Sebenarnya kami melihat Asia Tenggara secara menyeluruh, dalam hal ini negara-negara tersebut dalam penyelesaian topik internasional, telah terfokus dan secara nyata mengharapkan adanya cara-cara yang bisa disisipkan.”

Profesor Su Huey-jen menekankan, platform SATU memainkan peran penting sebagai mediasi penelitian internasional, antar fakultas, kerjasama dengan kawasan dan negara yang berbeda, melalui upaya pelaksanaan pelajar dan profesor, jaringan komunikasi terbaru untuk memicu peluang kerja, pertukaran internasional yang fleksibel antar universitas Taiwan, Asia Tenggara dan Asia Selatan semakin inovatif.

Komentar

Terbarumore