(Taiwan, ROC) – Presiden Amerika Donald Trump pada hari Jumat tanggal 1 November menyampaikan bahwa dirinya tengah mempertimbangkan Iowa sebagai salah satu lokasi pertemuan dengan pimpinan Daratan Tiongkok Xi Jin-ping, guna menandatangani MoU Kesepakatan tahap pertama antara Amerika dan Daratan Tiongkok. Hal ini disebut juga sebagai yang pertama kalinya terjadi di dalam sejarah industri pertanian dalam hal pembelian skala besar, sehingga sekiranya wajar saja jika memilih Iowa sebagai lokasi pertemuan.
Pada awalnya Amerika dan Daratan Tiongkok memilih Chili sebagai lokasi pertemuan, sembari menghadiri agenda forum tingkat tinggi APEC, dan sekaligus menandatangani MoU Kesepakatan perdagangan pertama. Namun Forum APEC disebutkan dibatalkan penyelenggaraannya oleh pihak panitia, sehingga baik Amerika maupun Daratan Tiongkok harus mencari lokasi baru.
Presiden Donald Trump pada hari Jumat tanggal 1 November sebelum berangkat menuju ke Mississippi, ia memberikan keterangan pers kepada media di South Lawn Gedung Putih, dan menjelaskan bahwa dirinya juga tengah mempertimbangkan Iowa sebagai lokasi pertemuan, karena ia merasa penandatangan ini sangat bermakna dan merupakan sebuah perjanjian kerjasama pemesanan produk pertanian yang terbesar dalam sejarah.
Presiden Donald Trump menyebutkan bahwa satuan eksekutifnya tengah membahas hal tersebut, dan untuk pihak Xi Jin-ping juga menyatakan kesediaannya bertandang ke Amerika Serikat untuk menandatangani perjanjian tersebut.
Iowa adalah negara bagian yang mengekspor produk pertanian terpenting di Amerika, dengan jumlah ekspor produk jagung dan kacang-kacangan yang mencapai angka lebih dari US$ 14 milyar, sehingga saat dimulainya perang dagang antara Amerika dan Daratan Tiongkok, maka negara bagian Iowa memainkan peran yang sangat bermakna.
Iowa sendiri menjadi negara bagian pertama di Amerika Serikat saat pemilu presiden di Amerika dimulai, dan memberikan dampak pengaruh yang cukup signifikan untuk pemberian suara di negara bagian Amerika Serikat lainnya. Iowa juga disebut sebagai medan perang pemilu yang sangat penting, yang mampu meniupkan arah angin pemilu yang cukup kuat, jika MoU kesekapatan dapat ditandatangani di Iowa, maka tentu akan turut memberikan nilai tambah bagi Donald Trump.
Selain itu, Xi Jin-ping juga sudah tidak asing lagi dengan Iowa, pada tahun 1985, dirinya masih adalah seorang pegawai lapangan tingkat daerah, dan pertama kali ditugaskan ke Amerika, justru ditempatkan di Iowa. Pada tahun 2012, Xi Jin-ping kembali berkunjung ke Amerika dengan status sebagai pemimpin Daratan Tiongkok, dan melakukan kunjungan khusus ke Iowa. Mantan Gubernur Iowa, Terry Branstad juga telah menerima kunjungan Xi Jin-ping di Iowa sebanyak dua kali, saat dirinya masih menjabat sebagai gubernur setempat, dan pada tahun 2017 Terry Branstad diutus ke Beijing dan menjabat sebagai Duta Besar Amerika di Daratan Tiongkok.