(Taiwan, ROC) Seorang turis asal Daratan Tiongkok saat berkunjung ke Taiwan untuk urusan bisnis, melakukan tindakan merusak Lennon Wall, tembok di Taichung yang digunakan oleh masyarakat untuk menyerukan tolak RUU ekstradisi Hongkong, setelah didapati oleh warga segera ditangkap maka turis tersebut segera ditahan oleh pihak yang berwajib. Kejaksaan setempat menangguhkan tuntutan terhadap pelaku tersebut, Direktorat Jenderal Keimigrasian akan mengawal pelaku ke bandara internasional Taoyuan untuk keluar dari Taiwan.
PM Su Tseng-chang pada hari Selasa ini (29/10) saat diwawancarai mengatakan, menyambut baik kedatangan turis Daratan Tiongkok ke Taiwan untuk melakukan pertukaran maupun berwisata, menikmati kebebasan dan keterbukaan Taiwan, hal yang berbeda dibandingkan dengan Daratan Tiongkok, juga mengharapkan agar pelancong Daratan Tiongkok setelah merasakan demokrasi dan kebebasan Taiwan, bisa membawa pengaruh agar Daratan Tiongkok dapat melakukan perubahan. PM Su menambahkan, jika ada turis Daratan Tiongkok yang merusak kebebasan dan demokrasi Taiwan, maka Taiwan akan mengdeportasi pelaku tersebut.
PM SU Tseng-chang mengatakan, “mengharapkan turis Daratan Tiongkok datang untuk menikmati dan turut merasakan sebentar, barangkali juga pengaruh ini dapat dibawa pulang ke Daratan Tiongkok. Akan tetapi wisatawan lepas jangan merusak kebebasan Taiwan, mereka yang berasal dari tempat yang tak berdemokrasi, diharapkan tidak merusak demokrasi Taiwan, jika Anda merusak demokrasi kami, karena Taiwan adalah komunitas hukum maka akan dideportasi.”
Mengenai pandangan mantan presiden Chen Sui-bian beranggapan kata-kata iblis SU Tseng-chang sebagai kata-kata politik, bukan penuturan dari seorang pengacara. PM Su merespon, semestinya mengklarifikasi situasi yang terjadi, maka harus diungkapkan secara jelas.
Di samping itu, walikota Kaoshiung Han kuo-yu saat melakukan dialog dengan masyarakat Changhua, mengkritik partai DPP tidak merasakan kendala yang dihadapi masyarakat sementara melihat postur tubuh dari para pejabat pemerintahan Tsai Ing-wen maka dinilai mereka dalam kondisi hidup senang, hal ini memicu pandangan pro dan kontra. PM Su menjawab, semestinya tidak menggunakan topik postur tubuh dalam kampanye pemilu, terutama memberikan penilaian pada postur tubuh wanita sangatlah tidak pantas, PM Su mengimbau Han Kuo-yu harus lebih dapat mengontrol diri.