(Taiwan, ROC) -- Survei “Greenpeace” Taiwan yang dilakukan menunjukkan, super market dan pasar yang menjual produk sayur mayur, bakeri, makanan jadi dan lainnya merupakan pengguna terbanyak dari kantong plastik, pelapis plastik, piring plastik atau wadah Styrofoam, penggunaan wadah kemasan sekali pakai ini akhirnya menimbulkan masalah sampah yang dibakar, ditimbun atau terbawa ke lautan.
Untuk mengerti penyebab masalah penggunaan berlebihan plastik sekali pakai supermarket, ketua Program Pengurangan Plastik “Greenpeace”, Zhang Kai-ting beberapa hari lalu mengikuti “Seminar Pertimbangkan Kembali Kemasan Plastik” mendengar pakar memberikan laporan dan pengalaman pengusaha dalam pelaksanaan pengurangan plastik.
Turut hadir dalam seminar, pendiri penjualan eceran tanpa kemasan “Day by Day” Perancis Didier Onraita, konsultan sirkulasi ekonomi, konsultan perusahaan berkesinambungan dan lainnya. Zhang Kai-ting mengemukakan, Didier yakin solusi mendasar adalah harus merubah kerja perusahaan, di satu sisi mengharapkan respon konsumen terhadap pelestarian lingkungan, di sisi lain juga tekad untuk bersaing merek produk, ia percaya pandangan ini patut dicontoh oleh pengusaha domestic.
Zhang Kai-ting lebih lanjut mengungkapkan, asalkan perusahaan bersedia untuk memulai ditambah lagi dengan secara bertahap membentuk kesadaran pengurangan plastik dari konsumen. Di masa mendatang mempromosikan pengurangan kemasan plastik pasti tidak susah. Ia juga menyampaikan, beberapa tahun terakhir ini penelitian mendapatkan adanya butiran plastik di gunung tinggi maupun di dasar laut, ditambah lagi dengan video peringatan pelestarian lingkungan, sehingga negara-negara Amerika dan Eropa mulai memperhatikan masalah kemasan plastik selama 2 tahun terakhir ini, Gerakan Greenpeace selain di Taiwan dan Hongkong, selanjutnya Daratan Tiongkok dan Korea juga melakukan tindakan terkait.
Greenpeace menyampaikan, menyuarakan seruan pengurangan plastik dari masyarakat kepada supermaker, dalam waktu dekat juga akan mengumumkan penilaian, secara terbuka menyampaikan perusahaan mana yang diharapkan masyarakat yang dapat memimpin untuk pengurangan plastik melalui perusahaan, dengan demikian diharapkan pula dapat mengurangi beban hantaman bagi bumi ini.