(Taiwan, ROC) – Kelompok persahabatan anggota parlemen pro Taiwan dari Jerman, Prancis dan Inggris, bersama mengusung pembentukkan platform perkumpulan atau klub yang bernama Formosa Club, dan pada hari Rabu tanggal 16 Oktober waktu setempat, menggelar acara ramah tamah pembentukkan kelompok tersebut di dalam rapat sidang parlemen di Eropa. Setiap anggota inti dari kelompok persahabatan anggota parlemen pro Taiwan, usai mengikuti kegiatan tersebut, bersama merilis pernyataan untuk publik, yang mengutarakan tentang maksud, tujuan dan target pembentukan klub tersebut. Kementrian Luar Negeri atau MOFA pada hari Kamis tanggal 17 Oktober menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dihadiri oleh banyak anggota parlemen dari berbagai negara yang berada di kawasan Eropa, demikian halnya dengan para penasehat partai dan juga pejabat dalam parlemen, dengan total jumlah peserta yang hadir mencapai lebih dari 100 orang. Acara pembentukkan tersebut berlangsung dengan lancar dan sukses, serta memiliki makna khusus yang sangat berarti.
Pihak MOFA menjelaskan bahwa klub yang dibentuk oleh anggota parlemen dari Jerman, Prancis dan Inggris, dengan alasan mempertimbangkan sikap dan tindakan Daratan Tiongkok yang terus memberi tekanan yang menguat terhadap keberlangsungan demokrasi Taiwan, selain itu juga telah memberikan ancaman yang lebih besar dalam hal kestabilan perdamaian kawasan di selat Taiwan. Oleh sebab itu, pada bulan Juli sebelumnya, juga telah memulai pembahasan pembentukkan klub persahabatan lintas negara, dengan mengusung sebuah program pembangunan platform persahabatan pro Taiwan, yang mana semua anggota parlemen lintas negara tersebut bisa menyatukan kekuatan dan kebersamaan, memberikan bantuan kepada Taiwan dalam hal pengajuan keikutsertaan Taiwan di berbagai organisasi berkelas internasional, serta mendorong berbagai program penting lainnya, dan tentu saja memperkuat nilai-nilai tali silahturahmi secara lebih mendalam akan persahabatan antara Taiwan dan Jerman, Inggris serta Prancis. Pihak MOFA juga tidak lupa mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan dari perkumpulan negara-negara yang memiliki kesepahaman yang selaras dengan Taiwan.
Juru Bicara MOFA Joanne Ou mengatakan, “Kami percaya bahwa ini adalah sebuah tonggak sejarah yang sangat penting, memiliki nilai makna yang sangat penting dan mendalam. Ini juga menujukkan bahwa pemikiran negara-negara di kawasan Eropa, memiliki kesepahaman yang selaras, dan juga mampu memberikan ingatan yang dalam kepada seluruh masyarakat luas berkenaan dengan upaya mendukung Taiwan.”
Pihak MOFA menegaskan bahwa Taiwan dan Uni Eropa dan negara-negara anggota Uni Eropa sendiri, bersama-sama menikmati nilai-nilai kebebasan berdemokrasi, jaminan hak asasi manusia dan hukum peraturan dalam pengelolaan sebuah negara. MOFA yakin dan percaya, dengan adanya klub tersebut, maka kelak ke depannya akan memudahkan berbagai program investasi dan perdagangan, memperkuat bidang pertukaran kebudayaan dan mempererat kolaborasi ke dua belah pihak.