History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Cory Gardner dan Joseph Wu Bersama Rilis Pernyataan Publik

  • 10 October, 2019
  • 譚雲福
Cory Gardner dan Joseph Wu Bersama Rilis Pernyataan Publik
Cory Gardner dan Joseph Wu Bersama Rilis Pernyataan Publik

        (Taiwan, ROC) – Kepala Badan Urusan Asia Pasifik Komisi Urusan Luar Negeri Senat Amerika Serikat, Cory Gardner dan Menteri Luar Negeri Joseph Wu bersama-sama meluncurkan pernyataan publik kepada media Amerika, yang menyebutkan bahwa guna menghindari terjadinya perubahan selatan samudra Pasifik menjadi laut selatan baru oleh pihak Daratan Tiongkok, seharusnya mengupayakan pihak-pihak setempat yang berkepentingan dalam kawasan melihat nilai-nilai penting yang dimiliki oleh Taiwan, menentang pengikisan keberadaan Taiwan oleh pihak Tiongkok. Ini adalah sebuah pernyataan yang sangat jarang ditemukan, yang dirilis bersama antara senator Amerika dengan pejabat teras Republik Tiongkok, yang ditandatangani bersama oleh senator pendukung utama untuk Taiwan, Cory Gardner dan Joseph Wu, dan ditayangkan di laman situs The Hill pada tanggal 9 Oktober waktu setempat.

        Cory Gardner dan Joseph Wu, menyebutkan bahwa 2 negara sahabat di kawasan samudra Pasifik, yang awalnya menjalin hubungan diplomatik dengan Taiwan, yakni Kepulauan Solomon dan Kiribati, memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Taiwan dan beralih menjalin hubungan diplomatik dengan pihak Daratan Tiongkok, yang mana hal ini disebutkan sebagai sesuatu yang tidak lazim. Selama kurun waktu 3 tahun terakhir, pihak Daratan Tiongkok dengan beragam upaya suapan, hasutan dan janji palsu serta perangkap hutang perekonomian, membangun hubungan diplomatiknya, sehingga turut membuai 6 negara sahabat Taiwan beralih pandang. Taiwan kini hanya memiliki 15 negara sahabat. Dalam pernyataan publiknya, disebutkan sikap agresif Daratan Tiongkok di kawasan samudra Pasifik, bahkan semakin menjadi-jadi ditengah-tengah terjadinya perang dagang dengan pihak Amerika, kelesuan perekonomian global dan juga masalah HAM.

        Sikap tindakan Daratan Tiongkok telah mengancam asas demokrasi yang susah payah ditanamkan di Taiwan. Jeda pemilu di Taiwan yang hanya tinggal 4 bulan lagi, pihak Beijing justru semakin gencar melakukan intervensi pelaksanaan pemilu, di antaranya dengan melakukan penyebaran berita hoaks, aksi tindakan dalam hal perekonomian dan juga pemberian tekanan terhadap ruang gerak Taiwan dalam kancah internasional. Baik Cory Gardner maupun Joseph Wu, bersama-sama menyebutkan jika apa yang dilakukan oleh Daratan Tiongkok saat ini, sama dengan apa yang dilakukan selama 3 tahun terakhir ini, berusaha memarginalisasikan Taiwan dari berbagai keanggotaan organisasi dunia internasional, mengutus kapal tempurnya melintasi angkasa di perbatasan Selat Taiwan, yang telah turut mengancam kestabilan perdamaian kawasan.

        Sikap tindakan Daratan Tiongkok telah turut mengancam keamanan di kawasan Hindia Pasifik. Taiwan dan Amerika dan negara-negara yang memiliki kesepahaman yang sama, tengah bersama-sama menikmati harapan akan kebebasan demokrasi di kawasan Hindia Pasifik, sehingga dengan berlandaskan sikap teladan demokrasi, menjunjung tinggi kedaulatan dan keadilan perdagangan, maka semua hal ini tentu menjadi bahan pertentangan dengan keinginan komunis Daratan Tiongkok.

Komentar

Terbarumore