(Taiwan, ROC) – Hari ini adalah Hari Nasional yang kerap dikenal juga dengan sebutan “Double Ten Day”, dan keramaian dapat ditemukan di markas besar Radio Taiwan Internasional. Sejak pukul 9 pagi, mulai dari ruang studio hingga departemen pemberitaan serta para penyiar mulai mengisi hari dengan kesibukan pemberitaan berkenaan dengan upacara perayaan Hari Nasional yang tengah digelar di depan alun-alun Istana Kepresidenan. Tahun ini, tepat pukul 10 pagi, pendengar mulai bisa mendengarkan siaran langsung dengan penerjemahan bahasa Inggris, Hakka dan Jepang. Kemudian pada pukul 10:25, saat Presiden Tsai Ing-wen memasuki lokasi upacara, situs Youtube dan Facebook dari semua bahasa secara serentak melakukan penerjemahan langsung, antara lain bahasa Prancis, Jerman, Rusia, Spanyol, Indonesia, Thailand, Vietnam, Korea, Arab, Minnan atau Taiyu, Hakka, Kanton. Adapun pidato Presiden Tsai Ing-wen dengan durasi 30 menit, diudarakan ke dunia internasional melalui siaran Radio Taiwan Internasional, sehingga dapat menghilangkan adanya jeda waktu pemberitaan bagi para pendengar yang selalu peduli tentang kondisi di Taiwan.
Ketua tim penyiaran langsung secara serentak dalam berbagai bahasa, staf ahli Sun Wen-kuei menjelaskan bahwa dalam menghadapi kondisi perubahan global yang sangat kompleks, RTI mampu menjadi platform jembatan penghubung antara Taiwan dan dunia internasional. Kali ini dengan 15 bahasa berbeda, menerjemahkan isi pidato Presiden Tsai Ing-wen dan sekilas kegiatan upacara perayaan. Hal ini dilakukan guna mampu menyuarakan nilai-nilai dasar yang dimiliki oleh Taiwan, antara lain demokrasi, vitalitas, keragaman dan toleransi, selain itu juga turut memberikan pelayanan bagi para imigran baru dan warga asing yang tengah menetap tinggal di Taiwan.
Informasi selanjutnya, silahkan kunjungi situs: https://dtenday.rti.org.tw/2019/nationalday