(Taiwan, ROC) – Salah satu pabrik yang dibangun dengan papan seng, yang berada di kawasan Daya di kota Taichung, alami kebakaran hebat pada hari Kamis tanggal 3 Oktober kemarin. Adapun kebakaran tersebut juga turut merenggut 2 nyawa petugas pemadam kebakaran yang tengah memberikan pertolongan untuk memadamkan api. Presiden Tsai Ing-wen pada hari Jumat pagi tanggal 4 Oktober saat melakukan kunjungan ke rumah duka di Taichung dan berikan penghormatan belasungkawa kepada keluarga korban, menyampaikan bahwa pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin menjaga kehidupan anggota keluarga yang ditinggalkan, dan ia sendiri juga meminta instansi terakit agar dapat melakukan introspeksi secara mendetail dan langkah-langkah yang akan dimabil ke depannya, agar dapat turut juga mempertimbangkan keamanan diri para petugas pemadam kebakaran saat melakukan tugasnya.
Pabrik logistik yang hanya dibangun papan seng di kawasan Daya kota Taichung, dilahap oleh api pada tanggal 3 Oktober dini hari. Karena di dalam pabrik tersebut terdapat kardus kertas dalam jumlah besar yang menumpuk, menyebabkan kobaran api semakin besar, dan 2 pemadam kebakaran yakni Hsieh Zhe-hsiung dan Chang Zhih-jia saat menjalankan tugsnya, tanpa sengaja juga turut menjadi korban yang tewas terbakar.
Presiden Tsai Ing-wen saat melakukan kunjungan ke rumah duka di Taichung, selain memberikan penghormatan terakhir kepada korban yang meninggal, juga tidak lupa memberikan ucapan turut berduka cita kepada anggota keluarga yang ditinggalkan. Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan bahwa 2 petugas pemadam kebakaran yang masih terbilang muda, meninggal saat menjalankan tugas kenegaraan, ini merupakan sebuah kerugian besar negara dan membuat masyarakat menjadi keberatan untuk menerima kenyataan yang terjadi. Selain sedih, tidak tega, namun istri Hsieh Zhe-hsiung yang adalah seorang polisi perempuan, bahkan tengah mengandung bayi kembar, sementara kakak laki-laki dari Chang Zhih-jia juga anggota tim pemadam kebakaran, termasuk kedua orang tua dari seluruh korban yang meninggal juga menyatakan keprihatinan atas keselamatan anggota petugas kebakaran, dan berharap di kedepannya kasus serupa tidak lagi terulang.
Presiden Tsai Ing-wen menjelaskan pemerintah akan berupaya semaksimalnya memberikan bantuan dan menjaga anggota keluarga yang ditinggalkan. Selain itu dirinya juga meminta semua instansi yang terkait agar dapat melakukan penyelidikan terkait masalah keamanan petugas yang tengah menjalankan kewajibannya, dengan mengambil contoh dari berbagai kasus sebelumnya yang sempat terjadi, meningkatkan pelatihan dan bimbingan, melakukan instrospeksi diri dan memperbaiki perlengkapan yang sekiranya dibutuhkan.
Presiden Tsai Ing-wen menegaskan bahwa para petugas pemadam kebakaran yang berdiri di garis terdepan, diakui sangat berat dan berbahaya, oleh sebab itu pemerintah harus mampu memberikan proteksi yang secukupnya, dimana ini juga menjadi salah satu tugas penting pemerintah.