(Taiwan, ROC) --- Salah seorang anggota dewan politik Taiwan, Audrey Tang (唐鳳), berkunjung ke Washington. Dalam kunjungan tersebut Audrey Tang menggelar diskusi pembahasan terkait penyebaran informasi palsu dengan petinggi setempat; di antaranya Wakil Asisten Sekretaris Negara Divisi Urusan Asia Timur dan Pasifik Deplu AS, Jonathan Fritz dan Kepala Deputi Global Participation Center (GEC), Daniel Kimmage. Ini merupakan kunjungan kedua kali yang pernah dilangsungkan oleh Audrey Tang.
Setelah memperoleh undangan dari MOFA, Audrey Tang berangkat ke Amerika Serikat pada tanggal 25 September 2019. Audrey Tang tiba di Amerika Serikat guna menghadiri kegiatan yang digelar MOFA di luar pelaksanaan Sidang Majelis Umum PBB di New York. Setelahnya, Audrey Tang pun bergegas menuju Washington. Pada tanggal 1 Oktober 2019, Audrey Tang mengunggah foto bersama dengan Jonathan Fritz dan Daniel Kimmage. Ketiganya menggelar pertemuan guna membahas tantangan dalam menghadapi fenomena informasi palsu. Secara terbuka, Jonathan Fritz mengujar bahwa Amerika Serikat cemas akan adanya intervensi dari pihak luar terhadap pelaksanaan pemilu presiden Taiwan. Amerika Serikat akan bekerja sama dengan Taiwan, guna mencegah campur tangan pihak asing dalam pelaksanaan pemilu tahun mendatang.
Melalui akun facebooknya, Audrey Tang mengemukakan bahwa dirinya sangat senang dapat bertemu dengan kedua tokoh tersebut. Global Engagement Center (GEC) diketahui telah membentuk unit tingkat pemerintah, guna mencegah mekanisme penyebaran informasi palsu. Pada bulan April lalu, Audrey Tang sendiri juga telah berkunjung ke GEC. Dan kunjungannya kali ini menjadi bentuk dukungan dan kerja sama yang diperlihatkan otoritas Amerika Serikat dengan Taiwan.