History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Timor Leste Dilaporkan Terkontaminasi Virus Flu Babi Afrika

  • 28 September, 2019
  • 陳志勇
Timor Leste Dilaporkan Terkontaminasi Virus Flu Babi Afrika
Timor Leste Dilaporkan Terkontaminasi Virus Flu Babi Afrika

        (Taiwan, ROC) – Virus flu babi Afrika, yang juga kerap disebut Asfivirus, merusak tatanan kesehatan negara-negara yang ada di kawasan Asia. Kepala Dewan Pertanian Chen Chi-chung pada hari Sabtu tanggal 28 September menyampaikan bahwa negara Timor Leste yang ada di kawasan Asia Tenggara, telah melaporkan diri kepada World Organization for Animal Health atau OIE berkenaan dengan penemuan perdana 100 kasus asfivirus, dan kondisi epidemi berada dalam status sangat parah.

        Chen Chi-chung dalam akun facebooknya juga menyampaikan bahwa sekalipun Taiwan dan Timor Leste tidak ada maskapai penerbangan langsung yang memberikan pelayanan transportasi, namun sejak tanggal 5 September, Taiwan telah memberlakukan pemeriksaan 100% terhadap semua barang dan bagasi yang dibawa oleh penumpang asal penerbangan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, atau negara yang dikategorikan dalam kawasan epidemi, sebegitu tiba di bandara Taoyuan.

        Chen Chi-chung menjelaskan bahwa jumlah warga asing asal Daratan Tiongkok yang kini tinggal di Timor Leste berjumlah sebanyak 40 ribuan orang, dan sumber masuknya asfivirus karena dibawa oleh manusia yang tengah berada dalam perjalanan. Timor Leste adalah negara kepulauan, yang memiliki kemiripan dengan pulau Taiwan, dan ini juga menandakan bahwa tugas dan kewajiban pencegahan serangan virus di kawasan perbatasan negara menjadi sangat penting.

        Timor Leste adalah negara ke 10 di dunia yang dikategorikan sebagai negara berkawasan epidemi asfivirus, dimulai dari Daratan Tiongkok, Mongolia, Vietnam, Kamboja, Korea Utara, Laos, Myanmar, Filipina dan Korea Selatan. Timor Leste adalah negara ke tiga yang tertular dalam kurun waktu satu bulan terakhir, yang mana menunjukkan bahwa kondisi epidemi di dunia masih tetap memanas.

        Chen Chi-chung menambahkan bahwa tim pemeriksa kondisi keamanan perbatasan negara, akan terus melanjutkan program kerjasama lintas instansi, agar 100% benar-benar mampu mencegah penularannya. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk mematuhi peraturan terkait dan saat hendak masuk ke Taiwan, tidak membawa produk yang mengandung daging jenis apapun.

Komentar

Terbarumore