(Taiwan, ROC) -- Center for Strategic and International Studies (CSIS) yang merupakan wadah pemikir untuk kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang berbasis di Washington DC pada tanggal 26 September waktu setempat mengelar seminar di mana banyak pejabat Amerika Serikat – Taiwan yang hadir. Kementerian Luar Negeri Taiwan hari Jumat (27/9) mengemukakan, dalam seminar, pejabat Divisi Amerika Latin yang duduk bersebelahan dengan pejabat untuk Divisi belahan barat dari Departemen Luar Negeri AS, kedua belah pihak masuk dalam pembahasan serius dalam memperkuat kerja sama, bersamaan dengan itu juga mempromosikan perkembangan Amerika Latin dan kawasan Karibia, yang mana ini memperlihatkan semakin mendalam dan bermaknanya hubungan Taiwan dan Amerika Serikat.
Perwakilan Taiwan untuk Amerika, Stanley Kao dalam pidatonya menyampaikan, tahun ini jalinan hubungan Taiwan dan Amerika Serikat telah memasukki 40 tahun, dengan dukungan dari senat antar partai dan berbagai instansi pemerintah Amerika Serikat, hubungan dan kerja sama kedua belah pihak semakin meluas hingga ke wilayah Amerika Latin dan Karibia. Taiwan dan Amerika Serikat bersama-sama berjanji akan mempromosikan perkembangan ekonomi berkesinambungan, pemerintahan yang baik dan masyarakat yang aktif. Taiwan sebagai mitra kunci Amerika Serikat dan kekuatan yang baik untuk dunia, memberikan kontribusi nilai-nilai umum dan membela kepentingan bersama ke Indo Pasifik, Amerika Latin hingga ke seluruh dunia
Kepala Divisi Amerika Latin, Kementerian Luar Negeri, Alexander Tah-Ray dalam seminar juga mengemukakan, menjaga hubungan persahabatan Taiwan dan negara diplomatik adalah langkah untuk mencegah perluasan kekuatan negara totaliter, hal ini yang harus diupayakan oleh seluruh negara yang memiliki kesepahaman yang sama. Alexander Tah-Ray mengucapkan terima kasih pada Amerika Serikat dan Taiwan yang akhir-akhir ini terus mempererat kerja sama dengan Amerika Latin seperti Taiwan sempat bersama Overseas Private Investment Corporation (OPIC) pada Mei lalu untuk bersama-sama mempromosikan mempromosikan Usaha Kecil Menengah dan pembiayaan wanita di AIA Paraguay, ini merupakan contoh terbaik memperdalam kerja sama. Berharap di masa mendatang Amerika Serikat dan negara yang memiliki kesepahaman serupa dapat terus memberikan bntuan mengembangkan hubungan diplomatik kita, memberikan sumbangsih bagi kestabilan perdamaian dan kemakmuran kawasan.
Deputy Assistant Secretary of State for Western Hemisphere Affairs, Kevin O’Reilly dalam pidatonya juga menyampaikan kalau akan lebih gencar mempromosikannya, “Amerika bersedia bekerja sama dengan Taiwan, membantu dan memberikan dukungan bagi perkembangan negara-negara mitra Amerika latin. Taiwan merupakan mitra penting Amerika Serikat dalam meningkatkan pembangunan ekonomi, tata pemerintahan yang baik, dan perawatan kesehatan di kawasan ini.
Kemenlu menyampaikan, sekjen Yayasan Pengembangan Kerja Sama Internasional, Timothy T. Y. Hsiang dalam seminar juga memberikan ceramah khusus laporan keberhasilan kerja sama di kawasan Amerika Latin. Yang lainnya seperti Perwakilan Bank Sentral untuk New York, Zhang Qi-you, Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat, Bernardo Rico, Overseas Private Investment Corporation (OPIC), Kristie Pellecchia serta beberapa orang dari negara yang memiliki hubungan diplomatik dan pejabat perwakilan negara dengan kesapahaman serupa.