History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Ing-wen Haturkan Terima Kasih atas Diloloskannya UU Perlindungan Taiwan oleh Komisi Urusan Luar Negeri Dewan Senat Amerika Serikat

  • 26 September, 2019
  • 譚雲福
Presiden Tsai Ing-wen Haturkan Terima Kasih atas Diloloskannya UU Perlindungan Taiwan oleh Komisi Urusan Luar Negeri Dewan Senat Amerika Serikat
Presiden Tsai Ing-wen Haturkan Terima Kasih atas Diloloskannya UU Perlindungan Taiwan oleh Komisi Urusan Luar Negeri Dewan Senat Amerika Serikat

        (Taiwan, ROC) – Pada hari Rabu malam tanggal 25 September, Presiden Tsai Ing-wen mengumumkan laporan yang diajukan oleh Badan Keamanan Nasional (NSC) yang bertajuk “Analisa Umum Peningkatan Ancaman Tiongkok Terhadap Taiwan dan Intervensi Pemilu”. Dalam laporan disebutkan jika pihak Daratan Tiongkok terus meningkatkan ragam cara penekanan dan penindasan terhadap ruang internasional Taiwan, sehingga dikhawatirkan pada akhir tahun ini akan ada 1 hingga 2 negara sahabat yang akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan. Komisi Luar Negeri Senat Amerika Serikat pada hari Rabu tanggal 25 September waktu setempat, telah meloloskan UU Perlindungan Taiwan, yang diusung oleh senator partai Republik, Cory Gardner. Dalam laporan juga disebutkan jika sikap ancaman yang terus diberikan oleh pihak Daratan Tiongkok terhadap nilai demokrasi Taiwan, pihak Amerika akan terus berdiri bersama dengan Taiwan, dan membantu Taiwan dalam mempererat hubungan diplomatik internasional.

        Sehubungan dengan diloloskannya UU Perlindungan Taiwan oleh Komisi Urusan Luar Negeri Dewan Senat Amerika Serikat, Istana Kepresidenan pada hari Kamis tanggal 26 September tidak lupa turut menyampaikan ucapan terima kasih. Juru Bicara Istana Kepresidenan Zhang Wei-han menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Bidang Asia Pasifik Komisi Urusan Luar Negeri, Cory Gardner yang mengusung UU tersebut dan juga dukungan yang diberikan dari anggota senat lainnya. Dalam waktu yang bersamaan, Taiwan dan Amerika tengah bersama memperingati 40 tahun dijalankannya UU Hubungan Taiwan – Amerika, melalui dukungan yang nyata kepada Taiwan dalam meningkatkan derajatnya dalam dunia internasional, khususnya takkala pihak Daratan Tiongkok terus menerus melakukan penekanan terhadap hubungan internasional yang dijalin oleh Taiwan, dengan tujuan untuk memarginalisasikan Taiwan dari kehidupan sosial masyarakat dunia. Dari sini, Taiwan bisa merasakan kehangatan dan dukungan nyata yang diberikan oleh Amerika kepada Taiwan, yang melihat Taiwan sebagai salah satu bagian aspek kestabilan perdamaian kawasan.

        Presiden Tsai Ing-wen menghadiri upacara peresmian rapat tahunan World Taiwanese Chambers of Commerce di Taoyuan pada hari Kamis tanggal 26 September. Saat diwawancarai oleh media menyampaikan bahwa pihak Daratan Tiongkok terus melakukan berbagai langkah cara guna memutuskan hubungan diplomatik yang dimiliki oleh Taiwan, memberikan ragam tekanan kepada Taiwan. Khususnya saat menjelang pemilu, tindakan apapun berkemungkinan untuk dilakukan, walau demikian negara-negara yang memiliki pemahaman nilai-nilai asas yang sejalan tentu akan memberikan ragam bantuan bagi Taiwan.

        Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Di saat ini, kami telah meminta rekan kerja di Kementrian Luar Negeri untuk memperketat semua tugas dan tanggung jawab yang dimiliki, harus berupaya semaksimalnya dalam memperkokoh hubungan diplomatik yang kita miliki. Berkenaan dengan negara-negara yang memiliki pemahaman nilai asas yang serupa dan dekat, dan yang memberikan dukungan kepada Taiwan, tentu mereka akan menggunakan ragam jalan untuk memberikan bantuan kepada kita, khususnya dalam memperkuat kepercayaan diri sosial masyarakat.”

        Zhang Wei-han menjelaskan jika Amerika adalah rekan kerja yang sangat penting yang dimiliki oleh Taiwan dalam kehidupan sosial masyarakat internasional. Dengan berlandaskan asas demokrasi dan kebebasan, bersama-sama mempertahankan keamanan dan kesejahteraan kawasan, Taiwan akan terus bersama dengan pemerintah Amerika, Kongres Amerika dan instansi terkait lainnya, melakukan komunikasi yang erat dalam membina hubungan Taiwan dan Amerika, mengusung kerjasama yang lebih erat lagi di antara kedua belah pihak. Pada waktu yang bersamaan, Taiwan juga akan terus menjalin hubungan kerjasama dengan negara-negara yang memiliki kesepahaman nilai asas yang senada, bersama-sama memberikan kontribusi dalam mempertahankan kestabilan perdamaian kawasan Hindia Pasifik.

        UU Perlindungan Taiwan memiliki nama lengkap yakni Taiwan Allies International Protection and Enhancement Initiative Act of 2019 atau yang disingkat menjadi TAIPEI Act, adalah sebuah UU yang diusung oleh Cory Gardner dan 3 senator lainnya pada bulan Mei 2019, dengan tujuan untuk membantu Taiwan dalam memperkokoh hubungan diplomatik. Meskipun kini masih belum diumumkan isi dari UU yang disebutkan, namun merujuk kepada versi awal RUU disebutkan jika Menteri Luar Negeri Amerika setiap selang 180 hari, diwajibkan memberikan laporan kepada komisi urusan luar negeri, dengan mencantumkan hal-hal eksekutif apa saja yang telah diambil untuk memperkuat Taiwan dalam menjalin persahabatan dengan dunia internasional. Dalam RUU juga meminta badan eksekutif untuk mengambil langkah tindakan dan melakukan interaksi dengan masing-masing negara, sehingga negara tersebut akan terus mempertahankan hubungan diplomatiknya dengan Taiwan, atau memperkuat jalinan hubungan non pemerintah.

Komentar

Terbarumore