(Taiwan, ROC) – Kini bertamasya ke Itali akan lebih mudah. Kementrian Dalam Negeri atai MOI pada hari Kamis tanggal 26 September menggelar upacara peresmian operasional di Taoyuan, yang dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Hsu Kuo-yung dan Kepala Kantor Perwakilan Ekonomi Dagang dan Budaya Itali di Taiwan, Davide Giglio. Taiwan menjadi negara non Uni Eropa ke delapan di dunia yang dapat menggunakan fasilitas otomatis pemeriksaan keimigrasian Itali, demikian juga dengan turis Itali dapat menggunakan sarana e-Gate saat masuk ke Taiwan. Hal ini disebut dapat turut membangun perkembangan industri pariwisata dan perdagangan kedua belah pihak.
Penggunaan sarana e-Gate secara resmi diumumkan per tanggal 26 September, bagi turis yang memiliki e-paspor Itali dengan masa berlaku di atas 6 bulan, tidak memiliki catatan kriminal di Taiwan, dapat mendaftarkan diri secara gratis penggunaan fasilitas e-gate untuk keluar dan masuk Taiwan. Selain itu, bagi warga Taiwan yang berkunjung ke Itali, tidak perlu mengajukan permohonan terlebih dahulu, cukup dengan memindai halaman data informasi pemilik paspor di gerbang imigrasi setempat, usai pendeteksian wajah dan sidik jari, maka bisa keluar masuk Itali. Selain Taiwan, hanya ada 7 negara lainnya yang bisa menggunakan fasilitas kemudahan tersebut, antara lain Amerika, Kanada, Korea, Australia, Jepang, Selandia Baru dan Israel.