(Taiwan, ROC) - SEMICON Taiwan 2019, pameran industri semikonduktor terbesar di Taiwan, resmi dibuka di Gedung Pameran Nangang, Taipei, Rabu, 18 September.
Wakil Perdana Menteri Chen Chi-mai (陳其邁) menghadiri upacara pembukaan dan menegaskan, perkembangan industri semikonduktor di Taiwan telah melampaui 40 tahun, selain telah membangun fondasi rantai perindustrian yang kuat, juga mencatat prestasi gemilang dalam bidang elastisitas, kualitas dan kecepatan.
Kelak, tegas Chen, bagaimana menggabungkan kemajuan teknologi seperti 5G dan AI ke akan menjadi hal terpenting bagi perkembangan semikonduktor dan peningkatan status Taiwan sebagai pemasok produk semikonduktor utama di dunia.
Ketua Institut Amerika di Taiwan (AIT) William Brent Christensen juga turut hadir dalam pembukaan dan menyenggol kepentingan keamanan nasional dalam perkembangan teknologi internet. Menurut Christensen, ancaman siber dari Daratan Tiongkok terus meningkat dari tahun ke tahun, maka ada perlunya bagi kerja sama lebih erat antara Taiwan dan Amerika Serikat untuk meningkatkan keamanan nasional.
Christensen mengatakan, “Di Taiwan ada pemanufaktur utama suku cabang semikonduktor dan elektronik, ada insinyur top, juga ada banyak perusahaan jasa dan startup. Taiwan selalu menaati tatanan internasional, dan telah dengan sukses bertransformasi menjadi ekonomi berbasis inovasi. Seluruh dunia memerhatikan hal ini.”
Diramaikan oleh 2.200an booth pameran dari 700-an perusahaan dari berbagai pelosok dunia, dan dengan fokus pada teknologi terbaru 5G dan AI, pameran tahun ini diperkirakan menarik jumlah pengunjung dengan rekor sebanyak 50.000 orang.
Selain pameran, SEMICON Taiwan 2019 juga akan menggelar serangkaian forum yang memfitur pembicara kelas berat dari perusahaan semikonduktor utama, antara lain chariman TSMC Mark Liu, presiden ASE Tien Wu, CEO Etron Nicky Lu dan insinyur SVP Qualcomm Michael Campbell.
Taiwan tetap berada di urutan top di dunia dalam produksi semikonduktor untuk tahun kesembilan berturut-turut. Menurut statistik, nilai produksi semikonduktor di seluruh dunia mencapai US$13,3 miliar pada kuartal kedua 2019, mencatat penurunan tahunan 20%, tapi Taiwan menyaksikan kenaikan terbesar di antara semua wilayah selama kuartal ini, di mana nilai produksinya naik 47% dari tahun sebelumnya menjadi US$3,21 miliar.