History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Taiwan – Solomon Putus Hubungan, PM Su Tseng-chang : Rakyat Harus Bersatu

  • 17 September, 2019
  • 尤繼富
Taiwan – Solomon Putus Hubungan, PM Su Tseng-chang : Rakyat Harus Bersatu
Taiwan – Solomon Putus Hubungan PM Su Tseng-chang : Rakyat Harus Bersatu

(Taiwan, ROC) – Hubungan diplomatik Taiwan dan Kepulauan Solomon tanggal 16 September kemarin putus, Kedutaan Besar Republik Tiongkok untuk Kepulauan Solomon pada tanggal 17 September pagi mengadakan upacara penurunan bendera, perlahan-lahan bendera diturunkan dengan diiringi dengan lagu bendera nasional. Penurunan bendera dilakukan pukul 9.30 pagi waktu setempat diikuti oleh 200 lebih Tionghua Perantau, warga Solomon dan Australia, banyak warga yang mengibarkan bendera ROC kecil, suasana menyedihkan terasa saat itu.

Seorang pelajar asal Solomon di Taiwan dengan media sosial FB “Saya Honiara berasal dari Kepulauan Solomon” hari ini mengunggah foto penurunan bendera di Kedutaan Besar ROC, dalam FBnya menuliskan, bagi semua warga Solomon dan Taiwan yang mendukung Taiwan dan Kepulauan Solomon, hal ini merupakan saat yang sangat menyedihkan. Banyak warga Solomon yang juga menuliskan perasaan sedih dan merasa tidak rela Taiwan meninggalkan Solomon.

Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Manasseh Damukana Sogavare kemarin tanggal 16 September 2019 memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan yang sudah berjalan selama 36 tahun dan beralih menjalin hubungan diplomatik dengan Daratan Tiongkok. Perdana Menteri Taiwan, Su Tseng-chang (蘇貞昌) menyampaikan, hubungan diplomatik kita selalu mengalami kesulitan karena mendapat tekanan dari Daratan Tiongkok, tetapi negara kita seharusnya terus berupaya agar bersatu hati untuk merespons situasi ini, bersama-sama berusaha bagi ruang lingkup internasional Taiwan. Mengenai apakah Menteri Luar Negeri Joseph Wu harus bertanggung jawab untuk hal ini? Su Tseng-chang mengemukakan, untuk urusan personil hubungan luar negeri adalah presiden, ia akan menjunjungnya.

Perdana Menteri Su Tseng-chang hari ini (17/9) dalam rapat laporan dan interpelasi di Yuan Legislatif, ketika ditanyakan terkait putusnya hubungan diplomatik Taiwan dengan Solomon, Su Tseng-chang mengemukakan, lingkup hubungan luar negeri Taiwan menghadapi kesulitan besar karena mendapat tekanan Daratan Tiongkok, untuk itu harus bergantung pada upaya keras bersama dari seluruh rakyat Taiwan dan juga personil yang berada terdepan. Kali ini Daratan Tiongkok kembali menggunakan uang untuk membeli teman politik, membuat hubungan diplomatik kita mendapat hantaman, tetapi dalam menghadapinya, masyarakat harus bersatu hati, bersama-sama berupaya keras mempertahankan ruang lingkup internasional dan persahabatan internasional Taiwan.

Mengenai Menteri Luar Negeri, Joseph Wu apakah seharusnya bertanggung jawab untuk hal ini? Su Tseng-chang mengatakan, “Barisan pertama dari personil hubungan luar negeri, Joseph Wu sebelumnya selama memimpin rekan di kementerian luar negeri, kita lihat perkembangan hubungan dengan Amerika Serikat yang saat ini berada dalam situasi yang paling baik, sudah ada peralatan militer terbaru, hubungan kita dengan masyarakat internasional berbagai negara, kali ini dalam kunjungan kenegaraan presiden juga mendapat perlakuan yang terbaik, kami semua seharusnya memberikan dukungan yang terbesar bagi mereka yang berada di garis pertama hubungan luar negeri. Mengenai masalah personil adalah otoritas presiden, kami semua menjunjungnya.”

Media juga mempertanyakan, sejak Joseph Wu menjabat sebagai menteri luar negeri selama 1 tahun 7 bulan sudah ada 4 negara yang putus hubungan diplomatik dengan Taiwan, tetapi tidak ada orang yang mempertanggungjawabkan hal ini? Su Tseng-chang menyampaikan, kesulitan yang dihadapi ruang lingkup hubungan internasional Taiwan bukanlah karena seseorang melainkan karena tindak tanduk dari Daratan Tiongkok ; tetapi di sisi lain juga terlihat upaya keras Taiwan dalam berinteraksi dengan masyarakat internasional, dari bidang pertanian, kesehatan, budaya dan lainnya, ini yang patut dijunjung dan juga sudah selayaknya kita memberikan kesempatan, untuk itu kita harus terus berupaya keras, kita semua harus memberikan semangat kepada personil hubungan luar negeri Taiwan.

Komentar

Terbarumore